• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Minggu, 14 April 2024

Nasional

Muktamar Lampung

Cara Pesan Tiket Konser Amal Koin Muktamar Nu ke-34

Cara Pesan Tiket Konser Amal Koin Muktamar Nu ke-34
Konser Amal Koin Muktamar NU ke-34. (Foto: NUO).
Konser Amal Koin Muktamar NU ke-34. (Foto: NUO).

Jakarta, NU Online
Pagelaran konser amal Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diselenggarakan di Balai Sarbini Jakarta, pada 13 Desember 2021 mendatang, akan dimeriahkan Habib Luthfi bin Yahya, Gus Miftah, Addie MS, Padi Reborn, dan Seroja featuring Sumabudhaya.

 

Konser tersebut bertujuan dalam rangka menyambut muktamar melalui penggalangan donasi dan partisipasi warga untuk mendukung terselenggaranya Muktamar ke-34 NU. Penonton akan dibatasi hanya 45 persen atau 563 kursi dari jumlah kapasitas Gedung Balai Sarbini sebanyak 1252 kursi.  

 

“Walaupun maksimal sampai 563 kursi tetapi kita jual hanya 550 kursi. Tiket untuk VVIP sudah habis,” ujar Koordinator Seksi Hiburan, Pameran, dan Bazzar Muktamar NU Habib Soleh, kepada NU Online, Jumat (3/12).

 

Penonton konser ini akan dibagi menjadi empat kategori yaitu Gold (220 seat), Platinum (300 seat), VVIP (30 seat), dan Virtual. Tiket kategori Gold dihargai Rp2,5 juta. Sementara kategori Platinum seharga Rp8,5 juta dan VVIP Rp15 juta.  

 

Semua tiket itu bisa dibeli dengan mendatangi langsung Gedung Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jalan Jenderal Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan. Info pembelian tiket langsung bisa melalui narahubung atas nama Rizki (0822-2034-7676).

 

Sementara tiket untuk menonton secara virtual seharga Rp15 ribu bisa didapatkan melalui Tiketdotcom atau klik link berikut ini..

 

Pesan Tiket Konser Amal Koin Muktamar NU ke-34

 

Setelah masuk ke tautan tersebut, pilih kategori tiket, lalu tentukan atau pilih jumlah tiket virtual yang akan dibeli. Selanjutnya klik ‘beli tiket’ untuk mengisi data diri berupa nama lengkap, nomor handphone, email, dan nomor identitas diri. Kemudian pilih metode pembayaran, dan ceklis pernyataan persetujuan atas syarat dan ketentuan yang berlaku. Terakhir klik ‘bayar tiket’.  

 

Syarat dan ketentuan yang berlaku
Pastikan melakukan registrasi dengan data diri secara tepat dan memilih jenis tiket yang sesuai dengan keinginan anda. Setelah melakukan pembayaran, anda akan mendapatkan e-ticket atau tiket elektronik yang dikirim melalui email.

 

Selanjutnya, anda juga akan mendapatkan link atau tautan khusus pada satu hari sebelum acara berlangsung. Tiket elektronik tidak dapat ditukar dan diuangkan kembali.  Setelah pembayaran berhasil, pihak Panitia Konser Amal Muktamar ke-34 NU akan mengirimkan email terpisah untuk mengakses link yang digunakan untuk menyaksikan konser amal.

 

Dilarang untuk menggunakan kata-kata berbau Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dan pornografi di dalam rangkaian acara. Pastikan koneksi anda stabil saat mengikuti acara. Kualitas video streaming ditentukan dari bandwidth internet anda. Terakhir, tidak diperbolehkan untuk menduplikasi atau menyebarluaskan seluruh isi konten dalam event konser amal itu. Pelanggaran hak cipta dapat dikenakan undang-undang.

 

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Muktamar NU KH M Imam Aziz mengatakan bahwa konser amal ini digelar sebagai wadah penggalangan donasi dan partisipasi warga. Seluruh hasil penjualan tiket konser amal ini digunakan untuk mendukung terselenggaranya Muktamar ke-34 NU agar berlangsung secara mandiri, berwibawa, dan bermartabat.

 

Ia kemudian menjelaskan alasan dipilihnya gelaran musik dalam menyambut Muktamar NU ini.

 

“Musik menjadi salah satu sarana ekspresi budaya yang bersifat universal dan multidimensional yang merepresentasikan nilai-nilai luhur kemanusiaan, serta memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional,” kata Kiai Imam, dalam Konferensi Pers Konser Amal Muktamar ke-34 NU ‘Road to Lampung’, di lantai 5 Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Selasa (30/11/2021) lalu.

 

Editor: Muhammad Rizqy Fauzi
 


Nasional Terbaru