• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 15 April 2024

Daerah

Menag RI: Kota Tasikmalaya adalah Bagian Penting Sejarah Nahdlatul Ulama

Menag RI: Kota Tasikmalaya adalah Bagian Penting Sejarah Nahdlatul Ulama
Menteri Agama menghadiri acara Harlah NU ke96 Kota Tasikmalaya secara virtual (Foto: NU Online Jabar)
Menteri Agama menghadiri acara Harlah NU ke96 Kota Tasikmalaya secara virtual (Foto: NU Online Jabar)

Tasikmalaya, NU Online Jabar
Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) mengajak Keluarga Besar Nahdlatul Ulama untuk terus menjaga konsistensi di garda terdepan dalam merawat harmoni kebangsaan dan senantiasa memegang teguh nilai-nilai kebangsaan serta keberagamaan yang moderat dan santun.


Ia mengatakan, Kota Tasikmalaya adalah bagian penting dari sejarah Nahdlatul Ulama, karena di kota inilah jejak para pendiri NU dapat ditelusuri. 


"Kota Tasikmalaya adalah bagian penting sejarah Nahdlatul Ulama, di kota inilah jejak para pendiri NU dapat kita telusuri. Bukan hanya ide dan gagasan, tetapi juga gerakan perjuangan yang digawangi para tokoh NU lahir dari Tasikmalaya. Oleh karena itu harlah NU ke-96 tahun ini mari kita jadikan sebagai momentum mengenal dan meneruskan jejak pengabdian para pendahulu NU," ujarnya saat memberikan sambutan pada Harlah NU ke-96 Kota Tasikmalaya secara virtual, Selasa (8/3). 


Lebih lanjut, Gus Yaqut mengatakan bangsa Indonesia memiliki kekayaan alam dan keberagaman yang secara nyata menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya. Untuk itu ia mengajak untuk terus senantiasa merawat harmoni, salah satunya adalah dengan menumbuhkan sikap keberagamaan yang mampu mengelola keberagaman sebagai sebuah harmoni.


"Bangsa Indonesia telah dihadapkan pada era dimana perbedaan hampir menjerumuskan pada perpecahan, namun komitmen para ulama, para pendiri bangsa dan tokoh agama berhasil mengelola keberagaman itu sebagai harmoni yang sangat indah sampai hari ini," tegasnya.


"Di balik harmoni Indonesia terdapat peran besar para pendiri Nahdlatul Ulama. NU hadir menjadi perekat keragaman, mewujudkan sikap beragama yang toleran, ramah dan damai. Secara konsisten NU berjuang mencegah tumbuhnya pola beragama yang intoleran dan radikal," pungkasnya. 


Pewarta: Lisda Nurul Fadilah
Editor: AG


Daerah Terbaru