• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 27 Februari 2024

Cianjur

KH Kamali Abdul Ghani: Banggalah Menjadi Kader NU

KH Kamali Abdul Ghani: Banggalah Menjadi Kader NU
KH Kamali Abdul Ghani: Banggalah Menjadi Kader NU
KH Kamali Abdul Ghani: Banggalah Menjadi Kader NU

Cianjur, NU Online Jabar
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi terbesar di Indonesia, bahkan dunia. Termasuk di Kabupaten Cianjur, mayoritas masyarakatnya adalah warga NU, baik jam'iyyah (struktural) maupun jama'ah (kultural).


"Kita harus bangga berkhidmat di Nahdlatul Ulama (NU) dengan memperlihatkan bahwa hadirnya kita, bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas," kata KH Kamali Abdul Ghani, Rais Syuriyah PCNU Cianjur, saat memberikan wejangan bagi calon pengurus lembaga NU di Aula Kantor PCNU, Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Jumat (05/08).


Kiai yang juga merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittihad Karangtengah Kabupaten Cianjur ini bercerita, dulu sekitar tahun 2000an, sangat sulit sekali menemukan orang NU di Cianjur. Keliling ke wilayah Utara dan Selatan, saat itu hanya ada segelintir orang yang mengaku dengan berani sebagai NU.


"Kini kita melihat dengan jelas, ada geliat yang sangat signifikan, banyak warga Cianjur yang bangga disebut NU. Bahkan setiap kiai pun saat ini banyak yang berani dan percaya diri mengaku sebagai orang NU," imbuhnya.


Menurutnya, siapa sangka setelah sekian periode menyaksikan, bahwa PCNU Cianjur saat ini bisa menyalip kota/kabupaten lain di Jawa Barat. Maka dari itu aktif di NU itu, tentu untuk kemajuan umat, bangsa dan negara.


"Ada cerita unik, waktu pergantian pengurus PCNU, dari KH Sholeh Madani ke KH Yahya Sholeh tanpa stempel dan tanpa arsip. Bahkan dari KH Yahya Sholeh ke KH Atik Zarkasih stempel pun hilang," tuturnya, disambut gelak tawa hadirin.


Dalam kesempatan yang sama, Kiai Lulusan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri-Jawa Timur, berharap NU kedepan lebih rapih, lebih baik, elegan dan banyak perubahan, hingga kuat dalam amaliah, ghirah, fikrah dan harakahnya.


"Saya harapkan, semua membuat program yang terukur, hingga bisa dicapai dan dapat dilaksanakan oleh lembaga masing masing. Karena maju mundurnya NU tergantung pada pengurus dan lembaga, yang merupakan ujung tombak pergerakan," paparnya.


Selain itu, Kiai Kamali juga mengajak seluruh pengurus, apa yang bisa dilakukan dan diberikan untuk NU. Mari bersama membangun NU, karena membangun itu harus secara bersama-sama.


"Menjalankan program itu bukan dalam lisan saja, tapi harus dilaksanakan dalam kegiatan dan pergerakan yang lebih masif dan tertib. Semoga NU di Cianjur ini semakin dirasakan manfaatnya oleh semua," tandasnya dengan nada penuh optimis.


Pewarta: Wandi Ruswannur
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi


Cianjur Terbaru