Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Dokter LKNU Bantu Proses Persalinan Korban Gempa di Cianjur

Dokter LKNU Bantu Proses Persalinan Korban Gempa di Cianjur
Dokter LKNU bantu proses persalinan ibu hamil korban gempa di Cianjur. (Foto: NU Online)
Dokter LKNU bantu proses persalinan ibu hamil korban gempa di Cianjur. (Foto: NU Online)

Cianjur, NU Online Jabar
Bantuan kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh satuan dokter yang tergabung dalam Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) terhadap korban gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022) siang. Kali ini mereka membantu proses persalinan seorang warga di pengungsian.


Salah seorang pengurus LKNU Jabar, dr Dwi Shanti menceritakan awal kronologi kejadian tersebut. Ia menceritakan bahwa suami dari ibu hamil ini datang kepada mereka dan menyampaikan bahwa istrinya sudah mules-mules dan ketubannya sudah pecah. 


Kemudian, mereka melakukan koordinasi dengan dokter LKNU Kabuaten Cianjur yang kebetulan juga ada salah seorang bidan di situ. Selanjutnyaya, bidan ini dibawa oleh suami dari ibu hamil tadi ke tempat pengungsian di mana ia dan istrinya tinggal untuk kemudian membantu proses persalinan. 


“Sampai di lokasi tim yang mobile atau yang melakukan penyisiran terdiri dari dr Sri Raharjo dan dr Anang serta ratu rekan Baharudin Ismet mendatangi TKP. Dari info di lapangan setelah dilakukan pemeriksaan oleh bidan kami, ternyata masih dalam pembukaan 5 dengan ketuban sudah pecah,” terang dr Dwi kepada NU Online Jabar, Kamis (24/11/2022).


Ini merupakan kehamilan kedua bagi si ibu tersebut. “Ada saat-saat yang menegangkan proses persalinan, terjadi gempa susulan ketiga yang cukup besar di mana penanganan ibu hamil di rumahnya tim kami dalam kondisi tegang harus menenangkan ibu hamil karena jika ibu hamil tersebut stress akan membahayakan ibu dan janinnya,” lanjut dr Dwi.


Alhasil perjuangan tersebut membuahkan hasil yang membahagiakan. Suasana haru pun terjadi tatkala sang ibu dan bayinya lahir dalam keadaan selamat. “Masyaallah dengan kondisi yang serba darurat alhamdulillaah bayi dan ibunya selamat,” tuturnya.


Dr Dwi kemudian menyampaikan bahwa ada dua kasus ibu hamil yang membutuhkan bantuan proses persalinan saat itu. Namun, satunya dalam kondisi yang harus dirujuk ke rumah sakit. “Sebenarnya kasus ibu hamil ini ada 2 orang tapi karena ibu hamil yang satunya posisi di bawah dan memungkinkan butuh dirujuk.. Akhirnya ibu hamil yg di bawah kita rujuk ke puskesmas,” terangnya.


Dr Dwi juga menginformasikan bahwa saat ini Masih banyak pengungsi yang belum terjamah oleh bantuan. “Ketika kami turun dengan jalan kaki pun, kami dipanggil untuk memeriksa pengungsi yang sakit karena kondisi perbekalan obat dan lain-lain. Kami sudah habis jadi kami mendata untuk dilaporkan ke shelter ataupun bila ada yang ingin membantu atau donasi tim kesehatan kami siap di tugaskan kembali,” tandasnya.


Pewarta: Agung Gumelar
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi

terpopuler

rekomendasi

topik

×