Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Obituari

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Tahun 70’an Letjen Solihin GP Meninggal Dunia

mantan Gubernur Jawa Barat tahun 70’an yakni Letnan Jenderal TNI (Purn) Solihin Gautama Purwanegara. (Foto: istimewa)

Bandung, NU Online Jabar
Berita duka kembali menyelimuti bumi Pasundan. Salah satu tokoh sekaligus mantan Gubernur Jawa Barat tahun 70’an yakni Letnan Jenderal TNI (Purn) Solihin Gautama Purwanegara dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (5/3/2024). 


Almarhum wafat di Rumah Sakit (RS) Advent Bandung sekitar pukul 03.00 WIB. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di TMP Cikutra Bandung pada pukul 13.30 WIB. 


Profil Singkat


Baca Juga:
Doa Takziah dan Adab yang Harus Diperhatikan Ketika Melayat Jenazah

Letnan Jenderal TNI (Purn) Solihin Gautama Purwanegara merupakan mantan Gubernur Jawa Barat tepatnya periode 1970-1975. 


Almrahum mengawali karier militer ketika masa revolusi sebagai Komandan Tentara Keamanan Rakyat Kabupaten Bogor, kemudian bergabung dengan Divisi Siliwangi. 


Almarhum terkenal dengan gagasannya dalam mengatasi krisis pangan di Indramayu dengan memasyarakatkan padi yang disebut sebagai gogo rancah.


Jenjang Pendidikan


Baca Juga:
Doa Ziarah Kubur Singkat Lengkap dengan Artinya

•    Europeesche Lagere School (ELS).
•    Meer Uitgebreid Lager Oderwijs (MULO) Bogor.
•    Sekolah Menengah Pertama.
•    Sekolah Menengah Tinggi.
•    Sekolah Staf Komandan Angkatan Darat, 1954.
•    US Army Infantry School, 1957.
•    Sekolah Staf dan Komando TNI AD, 1969.

Jabatan 

•    Guru SSKAD, 1954-1956, Bandung
•    Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, 1964-1968, Makassar
•    Gubernur Akabri Umum dan Darat, 1968-1970, Magelang.[4]
•    Gubernur Jawa Barat, 1970-1975
•    Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan, 1977-1992
•    Anggota Dewan Pertimbangan Agung, 1992-1997.
•    Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat, 1998.
•    Pangkat terakhir: Letnan Jenderal, 1978.[5]
 

*Dikutip dari berbagai sumber

Editor: Agung Gumelar