Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Wakili 3 Kabupaten, 8 Santri Al-Hikamussalafiyyah Ikuti MTQ Ke-37 Tingkat Provinsi Jawa Barat

Wakili 3 Kabupaten, 8 Santri Al-Hikamussalafiyyah Ikuti MTQ Ke-37 Tingkat Provinsi Jawa Barat
Wakili 3 Kabupaten, 8 Santri Al-Hikamussalafiyyah Ikuti MTQ Ke-37 Tingkat Provinsi Jawa Barat (Foto: NU Online Jabar)
Wakili 3 Kabupaten, 8 Santri Al-Hikamussalafiyyah Ikuti MTQ Ke-37 Tingkat Provinsi Jawa Barat (Foto: NU Online Jabar)

Sumedang, NU Online Jabar
Delapan santri Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Sukamantri Tanjungkerta Sumedang mengikuti gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2022.


MTQ tersebut digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kementerian Agama Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat yang kali ini digelar di Kabupaten Sumedang selama satu minggu, dimulai pada Sabtu, 18 Juni hingga 25 Juni 2022.


Pimpin Pesantren Al-Hikamussalafiyyah, KH Sa'dulloh menyampaikan bahwa kedelapan santri yang mengikuti MTQ Tingkat Jawa Barat ini akan mewakili 3 Kabupatén. Enam orang utusan dari Kabupaten Sumedang, satu orang dari Kota Bandung, dan satu orang lagi dari Kabupaten Bandung. 


Delapan orang tersebut yaitu, “Yang pertama Mughni Labib Ahmad, golongan MHQ 10 Juz mewakili Kabupaten Sumedang. Kedua Muhammad Abdul Aziz, golongan MHQ 10 Juz dari Kota Bandung. Ketiga Alvi Iswatin Hasanah Kamal, golongan MHQ 10 Juz dari Kabupatén Sumedang. Keempat Muhamad Ihsan Hakim, golongan MHQ 20 Juz mewakili Kabupaten Sumedang,” kata KH Sa'dulloh. 


Selanjutnya “Yang kelima Siti Maemunah, golongan MHQ 20 Juz mewakili Kabupaten Sumedang. Keenam Salwa Salsabila Addimyati, golongan MHQ 20 Juz dari Kabupaten Bandung. Ketujuh Ahmad Hafidz Ghulamzaky, golongan MHQ 30 Juz dari Kabupaten Sumedang. Dan kedelapan Najmatul Lail, golongan 30 Juz mewakili Kabupaten Sumedang,” paparnya. 


KH Sa'dulloh sangat mendukung santri-santrinya untuk selalu mengikuti kegiatan MTQ. Sebab dengan mengikuti MTQ bisa menjadi sarana untuk menjaga hafalan Al-Qur'an  


"Salah satu cara untuk menjaga hafalan Al-Qur'an yaitu dengan mengikuti perlombaan atau Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ). Seorang Hafidz yang biasa mengikuti MHQ akan memiliki hafalan Al-Qur'an yang kuat," ujarnya. 


“Selamat Berjuang Santri dan Santriah Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah di ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-37 Tingkat Provinsi Jawa Barat. Semoga bisa membawa hasil yang baik dan memberikan pengalaman yang bermakna,” pungkasnya.


Pewarta: Ayi Abdul Kohar
Editor: Abdul Manap

Sumedang Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×