• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 30 April 2024

Nasional

Gempa Sulawesi Barat, PBNU: Duka Mamuju dan Majene adalah Duka Kita

Gempa Sulawesi Barat, PBNU: Duka Mamuju dan Majene adalah Duka Kita
Gempa di Sulbar sebabkan bangunan rusak termasuk kantor Gubernur (Foto: Viva.com)
Gempa di Sulbar sebabkan bangunan rusak termasuk kantor Gubernur (Foto: Viva.com)

Jakarta, NU Online Jabar
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ikut berduka atas peristiwa gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari. PBNU mendoakan masyarakat, mudah-mudahan selalu diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. 

Ketua PBNU H Robiki Emhas mengatakan, duka masyarakat Mamuju dan masyarakat Majene adalah duka masyarakat Indonesia. Semoga masyarakat selalu kuat dan sabar atas gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Barat tersebut. 

“Duka Mamuju duka kita semua. Semoga para korban terdampak diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan menghadapi musibah yang terjadi,” kata Kiai Robikin sebagaimana ditulis NU Online dengan judul Gempa di Sulawesi Barat, PBNU Sampaikan Duka Mendalam Jumat (15/1). 

Ia menambahkan, sesaat setelah gempa terjadi NU  Peduli langsung bergerak ke lapangan. Beberapa tim masih dalam perjalanan menuju lokasi terdampak gempa bumi di Mamuju dan Majene. 

Kiai Robikin kemudian meminta kepada seluruh pihak, agar tidak memanfaatkan peristiwa tersebut misalnya dengan menyebarkan berita bohong atau ujaran kebencian yang mengakibatkan munculnya masalah baru di tengah-tengah masyarakat. 

“Dengan segala hormat mohon tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan secara salah momentum musibah ini untuk membuat dan menyebarkan hoaks maupun fake news, apalagi ujaran bernada kebencian,” tegas Kiai Robikin. 

Jika belum mampu membantu para korban, lanjutnya, cukup mendoakan mereka. Paling penting masyarakat harus menunjukkan sikap empati dengan baik kepada para korban tersebut. 

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (15/1) sekitar pukul 02.30 Wita, gempa susulan dengan getaran lebih kuat, magnitudo 6,2, mengguncang wilayah Sulawesi Barat (Sulbar). Tiga kali gempa susulan yang terasa hingga Kota Makassar dengan durasi lebih lama. 

Sebelumnya, pada Kamis (14/1) gempa dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Majene sekitar pukul 14.30 Wita. Saat terjadi gempa susulan, sejumlah warga di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. 

Akibat peristiwa ini kantor ratusan rumah rusak parah termasuk kantor Gubernu Sulbar. Tak hanya itu kini masyarakat Majene dan Mamuju sedang mengungsi ke tempat yang dinilai lebih aman. Sementara beberapa orang dinyatakan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan bangunan. 

Editor: Editor: Abdullah Alawi 


Nasional Terbaru