Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Ayo Simak, Peringatan Haul Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan Pembacaan Muqaddimah Qanun Asasi

Ayo Simak, Peringatan Haul Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan Pembacaan Muqaddimah Qanun Asasi
Ayo Simak, Peringatan Haul Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan Pembacaan Muqaddimah Qanun Asasi. (Foto: NUJO)
Ayo Simak, Peringatan Haul Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan Pembacaan Muqaddimah Qanun Asasi. (Foto: NUJO)

Bandung, NU Online Jabar 
Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) bersama Dewan Kemakmuran Masjid PWNU Jawa Barat menyelenggarakan pembacaan Muqaddimah Qanun Asasi sekaligus memperingati Haul Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari yang ke-75. 


Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid PWNU Jabar di Jl Terusan Galunggung, No.9, Lingkar Selatan, Lengkong, Kota Bandung dan disiarkan secara live melalui akun YouTube NU Jabar Channel. 


Beberapa pengisi acara turut hadir pada acara ini diantaranya Katib PBNU Gus ‘Aunullah a’la al-Habib, Ketua Lakpesdam PWNU Jabar Prof. Dr. Beqi Anees, Ketua DKM PWNU Jabar KH Ahmad Dasuki, A’wan PWNU Jabar Dr. KH. Ramdan Fauzi, dan Bidang Imarah DKM PWNU Jabar ustadz Endi Suhendi. 


Sekretaris Lakpesdam PWNU Jabar, Muhyiddin mengatakan kegiatan ini adalah upaya tabarukan kepada pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh Hasyim Asyari yang wafat pada 7 Ramadhan 1366 H, juga tabarukan kepada pendiri Lakpesdam, Gus Dur. 


“Kita tahu Lakpesdam dibentuk pada 7 April 1985 sebagai respons atas kembalinya NU ke khittah 1926. Kami membayangkan kembali ke Khittah adalah kembali kepada qonun asasi, tidak sekedar berjarak dengan politik praktis,” ujarnya. 


“Itulah kenapa malam ini kita bacakan Muqodimah Qonun Asasivli Jamiyati Nahdlatil Ulama,” imbuh Muhyiddin. 


Pasca kegiatan ini, lanjut Muhyiddin, akan dilanjutkan dengan beberapa seri kajian Muqodimah Qonun Asasi dengan target memperkuat Visi PBNU masa khidmah sekarang yakni menggeser membership menjadi NUtizenship bahkan citizenship.


“Kenapa ini penting? Karena kita meyakini Mbah Hasyim mendirikan NU sebagai respons peran terhadap kebutuhan sistem pasca bubarnya Turki Utsmani. Dan proses menuju hal tersebut belum selesai. Maka tugas kitalah menyegarkan kembali gagasan Mbah Hasyim dan Gus Dur tentang bagaimana NU menjadi determinan bagi tata dunia baru,” tandasnya. 


Untuk warga Nahdliyin yang ingin mengikuti kegiatan ini secara daring bisa melalui Zoom Meeting berikut: 


ID – 999 000 1926
Pasword: QONUNASASI


Pewarta: Agung Gumelar

Daerah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×