Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Kumpulan Doa Naik Kendaran Darat, Laut, dan Udara yang Bisa Diamalkan

Kumpulan Doa Naik Kendaran Darat, Laut, dan Udara yang Bisa Diamalkan
Kumpulan Doa Naik Kendaran Darat, Laut, dan Udara yang Bisa Diamalkan. (Ilustasi/freepik)
Kumpulan Doa Naik Kendaran Darat, Laut, dan Udara yang Bisa Diamalkan. (Ilustasi/freepik)

Bandung, NU Online Jabar

Kumpulan doa naik kendaraan ini bisa diamalkan setiap hari dan setiap waktu ketika hendak berkendara atau bepergian. Tentunya, doa ini bertujuan untuk memohon kelancaran dan keselamatan di saa sedang berkendara atau berada dalam kendaraan untuk menuju ke tempat tujuan.

 

Sebelum kita mengamalkan doa-doa naik kendaraan, alangkah lebih baiknya jika mengetahui terlebih dahulu tentang bagaimana adab berkendara. Imam Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar halaman 184 menjelaskan setidaknya ada 7 hal yang bisa dilakukan seseorang ketika hendak bepergian. 

 

Di antara ketujuh adab tersebut salah satunya adalah berpamitan dan meminta maaf kepada orang-orang yang dalam kesehariannya menemani kita, seperti orang tua, keluarga, tetangga, teman, dan kerabat dekat.

 

Kemudian setelah itu, meminta restu kepada orang tua, guru, dan orang-orang yang patut dihormati. Lalu selanjutnya, bertobat kepada Allah dan memohon  pertolongan-Nya agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam perjalanan.

 

Berikut ini kumpulan doa naik kendaran darat, laut, dan udara:

 

Doa Naik Kendaraan (darat, laut, dan udara)

 

الحَمْدُ للهِ/سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ 

 

Alhamdulillāhilladzī/subhānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīna, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūna.

 

Artinya, “Segala puji bagi Allah/maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami. Padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sungguh, kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

 

Doa Naik Kendaraan Laut

 

بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَحِيْمٌ (هود 41) - وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ (الزمر 67 

 

Bismillâhi majrêha wa mursâhâ, inna rabbî la ghafûrur rahîm, (Hud ayat 41). Wa mâ qadarullâha haqqa qadrihî, wal ardhu jamî‘an qabdhatuhû yaumal qiyâmah, was samâwâtu mathwiyyâtum bi yamînihî, subhânahû wa ta‘âlâ ‘an mâ yusyrikûn, (Az-Zumar ayat 67). 

 

Artinya, “Nuh berkata, ‘Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya.’ Sungguh Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,’ (Surat Hud ayat 41). Mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya. Padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan,” (Surat Az-Zumar ayat 67).

 

Doa ini diambil dari doa Nabi Nuh saat mengendari bahteranya.

 

Doa Naik Kendaraan Udara

 

اللهُ أَكْبَر، اللهُ أكْبر، الله أكْبَر، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ


Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha suci Allah yang telah menundukkan (pesawat) ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Allah lah kami kembali.

 

Penulis: Agung Gumelar

Doa Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×