Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

GUAR BUDAYA #1 HEUREUY AJENGAN | SONI BEBEK BARENG ABAH ACHMAD

Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) meluncurkan program Guar Budaya buah kerja sama Media Center PWNU Jawa Barat. Program dengan tagline: nepakeun rasa ka papada jalma tersebut akan ditayangkan secara serial di YouTube NU Jabar Channel tiap Jumat malam. 

Produser Guar Budaya Dadan Madani mengatakan, program tersebut akan ditayangkan pertama hari ini pada pukul 19.00 tentang heureuy (humor) ajengan dengan narasumber KH Ahmad Mudrikah dari Pondok Pesantren Sumur Bandung Kabupaten Bandung Barat. 

“Host kita tetap yaitu Kang Soni Bebek atau Soni Sonjaya yang merupakan dosen komunikasi di Fakultlas Ilmu Komuniasi Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung,” katanya, di kantor PWNU Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (12/2). 

Tayangan ini, kata ia, diawali dan diiringi sepni musik khas Sunda kacapian yang dibawakan Dede Nuryaman atau Abah Kodel bersama Alek Permana. 

Ketua Lesbumi Kabupaten Bandung ini menambahkan, Guar Budaya adalah program sejenis obrolan yang dikemas dengan santai dengan cita rasa humor ala Sunda.

“Ini aplikasi dari program kerja Lesbumi dalam rangka syiar melalui media sosial,” katanya. 

Menurut dia,santai dan humor, saat ini sangat penting untuk menyegarkan para pemirsa di media sosial di tengah masalah dan keruwetan yang ada.  

Ia menambahkan, Guar Budaya ini juga aplikasi dari cara beragama orang NU yang orang Sunda yang bergembira, bukan sangar dan kekerasan.  

“Sunda santai, Islam santai kalau kata Kang Acep Zamzam Noor mah. Beragama bagi orang NU sekaligus Sunda tidak harus kaku. Namun, ini bukan berarti agama untuk lelucon, tapi beragama harus dilaksanakan dan diajarkan secara menyenangkan,” katanya.  

Lebih lanjut ia menambahkan, Guar Budaya akan akan menghadirkan narasumber para ajengan, seniman, ada petani, aktivis lingkungan, penulis buku hingga penceramah. 

“Saksikan Guar Budaya tayangan perdana malam ini pukul 19.00 di YouTUbe NU Jabar Channel,” pungkasnya.