Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Wagub Jawa Barat Dijadwalkan Buka Diklat Wawasan Kebangsaan JQHNU Jawa Barat

Wagub Jawa Barat Dijadwalkan Buka Diklat Wawasan Kebangsaan JQHNU Jawa Barat
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum dijadwalkan membuka Diklat SADESHA (Foto: Media JQH Jabar)
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum dijadwalkan membuka Diklat SADESHA (Foto: Media JQH Jabar)

Bandung, NU Online Jabar
Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, dijadwalkan akan membuka Diklat Wawasan Kebangsaan yang digelar Pengurus Pimpinan Wilayah Jam’iyatul Qurra Wal Hufadz (JQHNU) Provinsi Jawa Barat, di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Kamis (12/11). Peserta kegiatan tersebut ratusan penghafal Al-Qur'an. 

Untuk diketahui, Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) merupakan program unggulan pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Program tersebut menggandeng Jamiyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) Jabar.

Beberapa waktu lalu, Uu Ruzhanul Ulum menjelaskan, Sadesha merupakan salah satu program Jabar Juara Lahir Batin. Melalui itu ia berharap Jabar hebat akidah, harakah, dan impelementasinya, yakni dengan budi pekerti yang luhur.

"Efek domino dari program ini adalah lahirnya masyarakat yang memiliki budi pekerti yang luhur, akhlak mulia, sesuai dengan Nawacita Presiden untuk mendidik karakter anak," tutur kang Uu, sapaan akrab Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut sebagaimana dilansir https://dialektikakuningan.pikiran-rakyat.com/ 26 Juli 2020.

Ia juga berharap, dengan digelarnya kegiatan Sadesha ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, sampai melahirkan para penghafal Al-Qur’an, qari, qariah, serta lahir generasi yang memiliki budi pekerti dan berakhlak baik serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

"Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang bisa dilaksanakan untuk diri sendiri dan disampaikan kepada orang lain. Harapan kami, kepada kaum komunitas para santri, agar menerapkan nilai kebangsaan, kuatkan nilai-nilai Pancasila dalam diri kita sebagai alat pemersatu bangsa" pungkasnya dalam sambutan.

Pewarta: Muhammad Rizqy Fauzi
Editor: Abdullah Alawi