Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Update Covid-19 di Jawa Barat, Bertambah 1703 Kasus Baru

Update Covid-19 di Jawa Barat, Bertambah 1703 Kasus Baru
(Ilustrasi: NU Online Jabar/Iqbal)
(Ilustrasi: NU Online Jabar/Iqbal)

Bandung, NU Online Jabar 
Pemerintah Provinsi Jabar menyatakan penularan Covid-19 di provinsi ini masih terjadi peningkatan. Oleh sebab itu pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam segenap aktivitasnya sesuai dengan anjuran yang sudah ditetapkan.

Berdasarkan data kasus pasien positif Covid-19 dari Pusat Informasi dan Koordinasi Wabah Penyakit dan Bencana Jawa Barat (Pikobar) hari ini, Selasa 8 Juni 2021 sampai dengan pukul 22.30 WIB, jumlah penambahan kasus positif di Jawa Barat bertambah sebanyak  1.703 kasus baru. Sehingga secara akumulasi kasus positif di Jawa Barat sampai hari ini sebanyak 322.624 kasus.

Jumlah kasus sembuh hari ini bertambah signifikan, yaitu bertambah sebanyak 996 orang sehingga akumulasi kasus sembuh di Jabar sampai hari ini ada sebanyak 297.194 orang.

Sementara itu, penambahan kasus meninggal dunia pada hari ini bertambah sebanyak 26 orang sehingga akumulasi kasus meninggal dunia sampai hari ini sebanyak 4.360 kasus.

Secara rinci total akumulasi terkonfirmasi positif Covid-19 di Jabar yang terdiri dari 21.070 kasus dalam perawatan atau kasus aktif, 297.194 kasus sembuh dan 4.360 kasus meninggal. Sehingga total keseluruhan mencapai 322.624 kasus.

Diketahui kini kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 6.294 kasus baru sehingga secara  kumulatif mencapai 1.869.325 kasus, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020 lalu.

Mengingat masih tingginya penyebaran virus corona di provinsi ini, Ketua PWNU Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah mengajak mari bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona yaitu dengan cara mematuhi protokol kesehatan dalam segenap aktivitas kita dan selalu memakai masker kemanapun kita pergi. 

Pewarta: Abdul Manap
Editor: Abdullah Alawi