Sambut Hari Santri, PCNU Sumedang Gelar Tiga Lomba secara Daring

PCINU Arab Saudi Harap Menaker Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran
Logo Hari Santri 2020
Logo Hari Santri 2020

Sumedang, NU Jabar Online

Hari Santri  22 Oktober 2020 tidak bisa diperingati seperti biasanya. Pandemi Covid-19 memaksa pertemuan-pertemuan massal ditiadakan. Untuk mensiasati agar tetap meriah, PCNU Sumedang tahun ini menggelar beberapa lomba yang diselenggarakan secara daring.

Ketua PCNU Kabupaten Sumedang, KH Idad Isti'dad menyebutkan lomba yang akan digelar adalah lomba nadzaman Imriti, melagukan Ya Lal Wathan, dan lomba video pendek bertemakan aktivitas santri kala pandemi Covid-19.

"Pandemi bukan penghalang untuk tetap memeriahkan Hari Santri," ungkap kiai yang akrab disapa Kang Idad ini.

Kang Idad menambahkan bahwa dasar dari tiga tema perlombaan tersebut adalah untuk mewadahi identitas santri dan kebangsaan serta kondisi pandemi saat ini.

"Kita tahu nadzaman adalah tradisi pesantren, Imriti salah satu yang diajarkan dengan bernadzam. Ya Lal Wathan merupakan mars penggugah semangat kebangsaan sementara video pendek adalah upaya mendokumentasikan kehidupan santri saat pandemi," jelasnya.

Perlombaan ini sendiri berhadiah total 16 juta rupiah plus tropi. Pelaksanaannya tidak dengan tatap muka tetapi peserta mengirimkan karya-karyanya melalui email dan akan dinilai juri dengan memperhatikan di antaranya koreografi, videografis, serta ketepatan pembacaan nadzam dan lagu.

Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada puncak Hari Santri tanggal 22 Oktober 2020 bersamaan dengan acara istighotsah kebangsaan di Gedung Negara Sumedang bersama Bupati Doni Ahmad Munir.

Editor: Abdullah Alawi