Ragam Agenda Peringatan Hari Santri Nahdliyin Kertasari di Saung Sasawi

PCINU Arab Saudi Harap Menaker Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran
Salah satu kegiatan pelajar putri NU Kertasari di Sasawi (Foto: NU Online Jabar/Dadan Madani)
Salah satu kegiatan pelajar putri NU Kertasari di Sasawi (Foto: NU Online Jabar/Dadan Madani)

Bandung, NU Online Jabar 
Nahdliyin Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung akan mengadakan peringatan Hari Santri 2020 yang dipusatkan di Saung Sapta Wikrama (Sasawi). Kegiatan tersebut akan berlangsung dari tanggal 18 sampai 22 Oktober.   

Nahdliyin sebagai penyelenggara kegiatan tersebut adalah Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda, Majelas Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kertasari, GP Ansor dan Banser Desa Cibeureum, Lesbumi Kecamatan Kertasari, kelompok pemuda Nu Ngarame-rame Masjid (Ngaramas), Pimpinan Komisariat IPNU dan IPPNU Karya Bakti, Saung Sasawi, Sanggar Abadi Karba. Sementara inisiator kegiatan itu adalah Lesbumi Kabupaten Bandung.    

Ketua Lesbumi Kabupaten Bandung Dadan Madani mengatakan pada tanggal 18-19 peringatan Hari Santri akan diisi dengan perlombaan-perlombaan dengan penyelenggara IPNU dan IPPNU, yaitu lomba Mahalul Qiyam, hafalan kitab Jurumiyah berlanggam. Dewan juri kegiatan tersebut adalah   ustad-zustad dari MWCNU di Kecamatan Kertasari.

“Kemudian, ada lomba baca puisi karya KH Mustofa Bisri (Gus Mus) yang mana saja. Dewan jurinya Ridwan Ch Madris dari PW Lesbumi Jawa Barat dan Yayan Kato dari Teater Awal UIN Bandung, ini penyelanggaranya masih IPNU dan IPPNU. Perlombaan-perlombaan ini diikuti pelajar-pelajar NU di Kertasari,” jelasnya.    

Selanjutnya, kata Dadan, Pondok Pesantren Nurul Huda pada tanggal 19-20 mengadakan lomba untuk santri-santrinya, yaitu, pertama, bidang pendidikan terdiri dari perlombaan qiraatul kutub, hifdzul mutun, cerdas cermat. Kedua, bidang dakwah terdiri dari perlombaan MSQ dan pidato. Ketiga bidang kesenian, terdiri dari perlombaan nasyid, perkusi nadham, dan puisi berantai. 

Pada tanggal 21, Lesbumi mengadakan workshop wayang Tavip. Kemudian pada malam harinya pentas wayang Tavip berkolaborasi dengan peserta workshop.

Pada tanggal 22, acara dimulai dengan upacara bendera peringatan Hari Santri, kemudian acara tirakat sastra atau workshop kepenulisan dengan pemateri penulis opini dan esai produktif Asep Salahudin dan Hawe Setiawan.

Pewarta: Abdullah Alawi