Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Pesantren Mahasiswa di Bandung ini Konsisten Gelar Pengajian di Tengah Pandemi

Pesantren Mahasiswa di Bandung ini Konsisten Gelar Pengajian di Tengah Pandemi
Santri Pondok Pesantren Mahasiswa al Ihsan tetap mengaji dengan protokol kesehatan yang ketat (NU Online Jabar/Foto: Fikar)
Santri Pondok Pesantren Mahasiswa al Ihsan tetap mengaji dengan protokol kesehatan yang ketat (NU Online Jabar/Foto: Fikar)

Bandung, NU Online Jabar
Wabah covid-19 yang sudah melanda tanah air hampir satu tahun ini membuat sejumlah kegiatan konvensional di pelbagai lembaga pendidikan tanpa terkecuali Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Bandung yaitu UIN Sunan Gunung Djati  Bandung terpaksa harus beradaptasi mengikuti pembelajaran secara daring. 

Hal tersebut menjadikan sejumlah Pondok Pesantren yang berada di kawasan Perguruan Tinggi Negeri ini harus diliburkan dengan alasan meminimalisir klaster penyebaran Covid-19 di kawasan padat penduduk.

Berbeda halnya dengan Pondok Pesantren Mahasiswa al-Ihsan yang terletak di Jalan Cibiru Hilir Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung yang tetap istiqomah melaksanakan sejumlah kegiatan pengajian bandongan  ala pesantren dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Sebetulnya Pondok Pesantren al-Ihsan ini walaupun kegiatan pembelajaran di kampus sedang libur semesteran biasanya pengajian bandongan ala pesantren tetap berlangsung. Jadi pada intinya pesantren kami tidak pernah ada kata libur mengaji,” ungkap Abin Rifa selaku Perdana Menteri Bidang Pendidikan Pondok Pesantren al-Ihsan kepada NU Online,  Ahad (13/12).

Ia menambahkan bahwa hal ini memang sudah menjadi tradisi Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Ihsan untuk tetap istiqomah mengaji  walau dalam keadaan bagaimanapun.

”Kalau dalam program kerja kami pengajian ini dinamakan dengan pengajian intensif sedangkan di pondok pesantren lain lebih sering dikenal dengan pengajian pasaran,” tambahnya.

Akan tetapi, lanjut Abin sapaan akrabnya,  pengajian intensif ini memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan pesantren mahasiswa laiinya. Jika pasaran yang ada di pondok pesantren lainnya hanya dilaksanakan ketika bulan ramadlan saja, di pondok pesantren al-Ihsan  ini pengajian intensif terus dilaksanakan setiap saat.

Pengajian intensif  tersebut biasanya diselenggarakan pada saat  libur semester, bulan ramadlan, dan pengajian darurat di tengah covid-19 seperti hari ini.

Karena alasan di atas, lanjut dia, para pengurus pesantren bidang pendidikan berinisiatif untuk mengadakan pengajian pasaran mengingat cukup banyaknya para santri yang  memilih tidak pulang dengan alasan  tidak memiliki kegiatan selama di rumah.

Harapan kami para pengurus , santri tetap menjaga protokol kesehatan, dan tetap semangat mengikuti pengajian yang sudah kami fasilitasi untuk para santri,” pungkasnya.

Pewarta: Rachmi Fauziah
Editor: Muhyiddin