Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka PWNU Download

Peringati 10 Muharram, Alumni Gentur Santuni Anak Yatim

Peringati 10 Muharram, Alumni Gentur Santuni Anak Yatim
Alumni Pesantren Nurul Gholabah (Gentur) santuni anak yatim dalam acara rutin peringatan 10 Muharram.
Alumni Pesantren Nurul Gholabah (Gentur) santuni anak yatim dalam acara rutin peringatan 10 Muharram.

Tasikmalaya, NU Online Jabar

Paguron Nurul Gholabah (Gentur) kembali menggelar bakti sosial. Santunan kepada anak yatim di Dusun Sangkali, Cogreg, Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya Jumat-Sabtu (28-29/8). Acara ini berlangsung atas kerja sama PKMW Taman Belajar Al-Afifiyah Bandung, Caritas Bandung, GKI Kebonjati Bandung, Yayasan Nurul Amanah, GP Ansor dan Banser, Pemuda Pancasila Kab.Tasikmalaya, IKA PMII Jabar, ISNU Tasikmalaya, Azka Foundation, Saiban Foundation serta para donatur lainnya. 

Acara dimulai dari hari Jumat malam diisi oleh riyadhah serta tahlil untuk para sesepuh NU Tasikmalaya serta pengasuh Paguron Nurul Gholabah almagfurlah KH. Lukmanulhakim, dipimpin oleh Ajengan Khoer dari Ciamis. 

Acara yang sudah digelar hampir 25 tahun itu terasa berbeda. Selain karena Pandemi Covid-19, keluarga besar Gentur masih dalam keadaan berkabung karena belum lama mereka ditinggalkan wafat guru tercinta yang telah menjadi inspirasi para santri melalui cara dakwahnya yang lembut, merangkul sehingga menarik orang dari berbagai tempat yang jauh untuk mengikuti ajakan kebaikan yang beliau sampaikan.

"KH Lukmanulhakim atau A'uman mengajarkan kepada kita semua khususnya para santri untuk senantiasa lurus dalam tauhid pada Allah SWT. Mencintai dan mengikuti ajaran Rasulullah. Memanusiakan manusia, menghargai perbedaan serta mencegah kebencian," ujar M Hasan Al-Asy‘ari, salah satu santri Gentur. Hasan mengajak kepada seluruh santri untuk tetap mempertahankan serta menjaga tradisi bakti sosial ini sebagai bentuk aktualisasi keimanan.

Pada Sabtu (29/09/’20) acara dilanjutkan dengan lantunan shalawat serta pembacaan Maulid Shimtududduror oleh santri Taman Belajar Al-Afifiyah Bandung, asuhan KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi.

"Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh santri dan masyarakat serta saudara-saudara lintas iman serta para donatur yang sudah mau ikut berpartisipasi atas terlaksananya acara bakti sosial pada 10 Muharram ini,” kata Sekretaris PCNU Kota bandung yang akrab disapa Gus Macko itu. “Saya sangat yakin spirit A'uman hari ini ada di tengah-tengah kita semua," lanjutnya.


Sementara menurut Kepala Desa Cogreg Anton Hilman Saputra, yang juga anak sulung alm A’uman, walaupun Covid-19 belum reda, acara rutin ini tetap berjalan dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Alhamdulilah acara berjalan lancar,” ujar Anton. “Terbilang 1.400 santunan kepada anak yatim untuk tahun ini,” sambungnya. "Biasanya, santunan itu mencapai 5-7 ribu. Kita paham karena dalam situasi pandemi seperti ini, panitia juga harus tetap menjalankan protokol kesehatan," pungkas Anton.

Acara ditutup dengan taushiyah dan doa oleh KH Cecep Darussalam pimpinan Pesantren Langkaplancar Ciamis. Sebelum pulang ke tempat masing-masing, sebagian peserta berziarah ke makam Syaikh Abdul Muhyi di Pamijahan.

Pewarta: Sandi Supriatna
Editor: Abdullah Alawi