Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka PWNU Download

Pelajar di Kecamatan Kedokan Bunder Ikuti Makesta IPNU dan IPPNU

Pelajar di Kecamatan Kedokan Bunder Ikuti Makesta IPNU dan IPPNU
Makesta IPNU dan IPPNU di Kecamatan Kedokan Bunder (Foto: NU Online Jabar/ Siti Al-Asaroh)
Makesta IPNU dan IPPNU di Kecamatan Kedokan Bunder (Foto: NU Online Jabar/ Siti Al-Asaroh)

Indramayu, NU Online Jabar
Puluhan pelajar utusan dari berbagai sekolah di Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu mengikuti Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin Roudhotussalikin Cangkingan, Kedokan Bunder, Sabtu-Ahad (7-8/11).

Ketua Pelaksana Makesta, Ahkidi menjelaskan, Makesta merupakan gerbang awal untuk menjadikan pelajar  sebagai anggota IPNU atau IPPNU, karena di dalamnya akan diisi dengan berbagai macam materi sehingga seluruh peserta bisa paham tentang apa saja yang ada di Nahdlatul Ulama.

“Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada kali ini mengambil tema Mempersiapkan pelajar IPNU dan IPPNU untuk Melanjutkan Organisasi di Masa Depan. Dari tema ini pun sudah terlihat bahwa untuk mempersiapkan IPNU dan IPPNU di masa depan dimulai dari keberadaan IPNU dan IPPNU sekarang,” jelasnya.

"Saya berpesan kepada seluruh peserta IPNU dan IPPNU untuk bisa semangat dan aktif dalam melaksanakan kegiatan Makesta dan juga sampai selanjutnya ketika sudah resmi menjadi anggota IPNU-IPPNU kemudian jangan tidak aktif di organisasi pelajar NU ini," harap Ahkidi.

Adapun materi yang ada pada jenjang pengkaderan awal IPNU dan IPPNU ini antara lain keaswajaan, ke-NU-an, ke-IPNU-an, ke-IPPNU-an, keorganisasian, kepemimpinan, keindonesiaan dan kebangsaan juga analisis diri.

Sekretaris PC IPNU Indramayu. Ary Abi Albusthomy dalam sambutannya menyampaikan, untuk bisa melihat keadaan NU di masa depan adalah dengan cara melihat keadaan IPNU dan IPPNU di masa sekarang. 

“Keberadaan PAC IPNU dan PC IPPNU Kecamatan Kedokan Bunder sebenarnya sudah ada sejak 2017. sebelum akhirnya vakum dan kembali aktif lagi di tahun 2020, maka dengan adanya Makesta ini semoga bisa menjadi langkah awal untuk membangkitkan IPNU IPPNU di Kecamatan Kedokan Bunder,” ucapnya.

Ketua PC IPPNU Indramayu, Mariya Ulfah menyampaikan, pelajar NU hari ini harus mampu menjadi pelanjut tongkat estafet perjuangan para pendahulu. "Pelajar-Pelajar NU yang sekarang ikut Makesta harus mampu mendedikasikan sekaligus mengabdikan dirinya terhadap IPNU maupun IPPNU sekaligus bisa menjadi pelanjut tongkat estafet perjuangan IPNU dan IPPNU yang sempat vakum," tutur Mariya Ulfah.

Sementara, Ketua MWCNU Kecamatan Kedokan Bunder, Ustadz Kamali menyampaikan kebanggaannya kepada pemuda-pemudi sekarang. 

"Perlu diketahui oleh seluruh pelajar NU bahwa Nahdlatul Ulama ini merupakan organisasi terbesar di Indonesia, kalian sebagai calon penerus jangan sampai kemudian tidak semangat dalam berkhidmah," ujar Ustadz Kamali.

Selain itu, pada kesempatan itu juga hadir Rais Syuriyah MWCNU, KH Muzahidin, dirinya menyampaikan kebanggaannya terhadap generasi yang sekarang. "Saya sangat bangga ketika ada pemuda dan pemudi yang masih mau mengurusi Nahdlatul Ulama," ujar Rais Syuriyah KH Muzahidin.

Pewarta: Siti Al-Asaroh
Editor: Iing Rohimin