Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Peguron Sapu Jagat, Syi’ar dan Dakwah NU Melalui Seni Bela Diri

Peguron Sapu Jagat, Syi’ar dan Dakwah NU Melalui Seni Bela Diri
Ketua Peguron Sapu Jagat Depok Aenal Yakin. (Foto: PSJ Depok)
Ketua Peguron Sapu Jagat Depok Aenal Yakin. (Foto: PSJ Depok)

Depok, NU Online Jabar
Sebanyak empat belas pendekar Pencak Silat Peguron Sapu Jagat (PSJ) Pagar Nusa Nahdlatul Ulama Kota Depok, resmi dilantik pada (29/11) di SMP Islam Nurus Skhi Tapos Depok.
Guru Besar Peguron Sapu Jagat, Yusuf Efendi (Gus Cokro) hadir melantik pengurus PSG Cabang Kota Depok ini. Acara diawali dengan dzikir bersama dan atraksi pencak silat dari para pendekar terlatih. Turut hadir dalam acara tersebut Pengurus MWCNU Tapos dan masyarakat sekitar.

“Peguron Sapu Jagat ini kita dirikan untuk sarana dakwah, melalui dzikir, melestarikan tradisi luhur dan seni bela diri,” kata Gus Cokro

Selain Gus Cokro, turut hadir perwakilan Ikatan Pencak Silat Indonesi (IPSI) Depok, Dede Setiawan dan Nurrahman yang memberikan surat keputusan kepada Ketua PSJ Ustadz Aenal Yakin.

“Kami sangat mengapresiasi terbentuknya PSJ di bawah naungan Pagar Nusa ini. Semoga bisa melestarikan nilai-nilai budaya dan seni melalui pencak silat.”

Ketua Lembaga Pendidikan Islam Nurus Skhi, H Basan Basri turut bergembira, karena lembaganya digunakan untuk acara pelantikan serta tempat latihan rutin setiap hari Sabtu

“Kami mendapat kehormatan, bisa dijadikan tempat untuk acara ini. Mudah-mudah bisa memotivasi anak muda untuk menyalurkar bakatnya di bidang bela diri dan seni.”

Menurut Ustadz Aenal, awal tahun 2020 dirinya dikenalkan kepad Gus Cokro oleh Ahmad Nurdin yang menjadi pelopor terbentuknya Pagar Nusa di Depok, untuk mendirikan PSJ di Tapos. Peguron ini didirkan oleh Gus Cokro tahun 2003, berpusat di Condet Jakarta Timur. Pada waktu itu, ia belum tergerak untuk mendakwahkan Islam kepada kaum marjinal, anak-anak jalanan, dan pemakai narkoba. Kini PSJ terus membentuk cabang baru di sejumlah daerah. 

“Dengan bergabung dalam PSJ, mereka bisa kembali kepada ajaran Islam yang ramah dan menyenangkan. Mereka diajak rutinan dzikrul ghafilin di Condet,” papar Aenal.

Program PSJ ke depan adalah rekruitmen anggota dan melaksanakan ujian kenaikan tingkat pada bulan Desember ini.

Pewarta: Moch Ikmaluddin
Editor: Iip Yahya