Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Para Penghafal Al-Qur’an Viral di Langit, Tapi Belum Viral di Bumi

Para Penghafal Al-Qur’an Viral di Langit, Tapi Belum Viral di Bumi
Al-Qur'an
Al-Qur'an

Bandung, NU Online Jabar
Katib Majelis Ilmy Pengurus Pimpinan Wilayah Jam’iyatul Qurra Wal Hufadz (JQHNU) Provinsi Jawa Barat KH Lukman Hakim mengatakan bahwa para penghafal Al-Qur’an itu viral di langit. Namun, sayangnya belum viral di bumi. Menurut dia, yang bagus itu adalah viral di langit dan di bumi. 

Kiai Lukman menjelaskan, menurut informasi yang pernah diterimanya, mesin pencari raksasa Google tiap hari mendapat unggahan data sekitar 2 miliar. 

“Boleh jadi kita sudah viral di langit, tapi kita belum viral di bumi,” katanya saat pidato laporan atas nama Koordinator Satu Desa Satu Hafiz (Sadesha), sebuah program yang merupakan kerja sama PW JQHNU Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.   

Oleh karena itu, ia menegaskan sudah saatnya penggerak Sadesha juga mensyiarkan kegiatannya melalui media sosial. Pasalnya saat ini berada di zaman yang mengedepankan kemasan dibanding isinya. 

“Cara kadang lebih efektif dibanding tujuannya itu sendiri sebab hari ini orang ingin belajar lebih simpel dan praktis. Dan dari manakah sumber belajar mereka?” tanyanya.  

Menurut dia, orang-orang zaman sekarang belajar dengan mencari konten dari YouTube, Facebook, dan media sosial lain. 

“Kalau kita tidak berkontribusi konten di media, maka jangan salahkan kalau yang lain berkontribusi konten, kemudian mereka belajar kepada konten mereka,” lanjutnya. 

“Syiar kita berada di desa-desa, tetapi di media juga kita lakukan, kita ingin viral di bumi, dan viral di langit,” pungkasnya.  

Pewarta: Abdullah Alawi