Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

MWCNU Wado Terima Wakaf Tanah untuk Kantor

MWCNU Wado Terima Wakaf Tanah untuk Kantor
H Omo Sujai menyerahkan tanah wakaf kepada Ketua MWC Wado (NU Online Jabar/Foto: PCNU Sumedang)
H Omo Sujai menyerahkan tanah wakaf kepada Ketua MWC Wado (NU Online Jabar/Foto: PCNU Sumedang)

Sumedang, NU Online Jabar
Kamis 26 November 2020 Ketua MWCNU Wado Sumedang K Ade Masluh menerima wakaf tanah seluas 145 meter persegi dari salah seorang tokoh Wado,, H Omo Sujai bin Moh. Sujai untuk pembangunan kantor MWC Wado. Penyerahan tanah wakaf tersebut bertepatan dengan acara Pelantikan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Wado.

Hadir pada acara tersebut Ketua PCNU Sumedang KH Idad Isti'dad, wakil ketua K Didin Nurodin, K Aceng Muhyi, Bendahara Dadan Buldani, wakil Sekertaris Asep Gunawan, Kapolsek Wado, unsur Kecamatan, Kepala Desa Sukapura dan Pengurus PAC Muslimat. Untuk mengurangi kerumunan dalam masa pandemi pelantikan hanya dilakukan kepada para perwakilan Pengurus saja yaitu Rais Suriyah dan Ketua Tanfidziyah Ranting NU se-Kecamatan Wado.

Ketua MWC Kecamatan Wado, K Ade Masluh berharap dengan pelantikan ranting NU di seluruh desa di Kecamatan Wado ini masyarakat Wado menjadi masyarakat yang tetap menghargai kebudayaan dan menghargai keragaman dalam hidup bermasyarakat. 

“NU adalah organisasi kemasyarakatan berbasis agama yang menghargai kebudayaan dan keberagaman, NU di kecamatan Wado harus bisa menjadi rumah untuk segala kegiatan hajat hidup jamaahnya,” Ujar Kiai Ade Masluh.

“Kepengurusan NU periode sekarang berusaha keras mewujudkan kesejahteraan jamaahnya dan berusaha menciptakan kehidupan sosial masyarakat yang rukun,” sambungnya.

Kiai Ade menekankan bahwa program kemandirian organisasi merupakan salah satu program PCNU Sumedang dan hal tersebut tidak akan terlaksana bila tidak didukung MWC dan Ranting NU di bawahnya. Apalagi Pengurus Ranting yang merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah. Pengurus Ranting, menurutnya, harus lebih aktif dalam pemberdayaan Masyarakat. 

“Sebagaimana sebagian dari Program PCNU Sumedang adalah program yang menyentuh langsung dengan kehidupan jamaahnya, Pengurus Ranting harus menjadi corong advokasi masyarakat dan jamaah, juga Pengurus Wakil Cabang harus mampu mengkonsolidasikan program PCNU dan program pemerintah kabupaten,” tegas Ketua MWC Kiai Ade.

Kiai Ade Masluh juga secara khusus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Muwakif tanah, H Omo Sujai bin Moh. Sujai, dan berharap semoga Pengurus MWC dan Ranting Juga Warga NU di Wado bisa memanfaatkan tanah tersebut sehingga pahala dan barokahnya sampai kepada Muwakif. 

Ketua PCNU Sumedang KH. Idad Isti'dad menguatkan apa yang disampaikan oleh ketua MWC bahwa kekuatan Organisasi adalah terletak pada persatuan, baik sesama muslim, sesama bangsa dan sesama Manusia. 

“Penting bagi kita untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah, wathoniyah dan basariyah, karena NU mengajarkan menghargai perbedaàn,” ajak Kang Idad.

Kang Idad menegaskan kembali pentingnya berorganisasi dengan Mandiri tanpa bergantung dengan pihak lain. Sebagaimana program dari PBNU, PWNU bahkan PCNU pun sama-sama memprogramkan kemandirian dalam berorganisasi. 

“Sudah saatnya NU menjadi organisasi yang mandiri untuk NU sendiri juga untuk kemaslahatan umat, yang berlebih memberi dan yang membutuhkan menerima sebagai mana Pa H. Omo memberikan wakaf dan MWCNU menerima itu salah satu bagian dari kemandirian Organisasi,” ujarnya.

Ketua PCNU mengajak untuk segera merealisasikan kantor MWCNU Kecamatan Wado agar tanah wakafnya segera bermanfaat untuk pusat kegiatan jamaah di Wado.

Harapan ini sejalan dengan maksud H Omo Sujai bin Moh. Sujai sebagai muwakif yang mewakafkan tanahnya untuk kemanfaatan sebagian hartanya guna pengembangan perjuangan Agama melalui NU.

Pewarta: Cucu Syamsu
Editor: Muhyiddin