Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka PWNU Download

Masjid Jami al-Hikmah Bojongkulur Berhasil Kumpulkan Dana Hingga 5,3 Miliar untuk Renovasi 

Masjid Jami al-Hikmah Bojongkulur Berhasil Kumpulkan Dana Hingga 5,3 Miliar untuk Renovasi 
Masjid Jami al-Hikmah Desa Bojongkulur. (Foto: NU Online Jabar)
Masjid Jami al-Hikmah Desa Bojongkulur. (Foto: NU Online Jabar)

Bogor, NU Online Jabar 
Masjid Jami al-Hikmah merupakan sebuah masjid sederhana yang dibangun di atas tanah wakaf yang dulunya milik almarhum H Musthafa yang terletak di Desa Bojongkulur. Masjid yang memiliki Luas bangunan sekitar ± 1002 m2 tersebut mulai dibangun pada tahun 1967 dengan swadaya masyarakat.

Masjid Jami al-Hikmah juga tercatat sebagai masjid tertua kedua di Desa Bojongkulur setelah masjid at-Taqwa. Dalam sejarah awal pembangunannya, masjid ini hanya berukuran 10 x 8 m2, kemudian mengalami beberapa kali renovasi menjadi berukuran 20x20 m2, dan selanjutnya berukuran 24x22 m2 yang hanya dapat menampung jama’ah maksimal 250 orang jamaah.

Berdasarkan penuturan Sekretaris DKM al-Hikmah Ustadz Deden Nurjul Mathul Fuad, masjid ini sudah beberapa kali direnovasi. "Pada tahun 1980, 1996 dan pada tahun 2018 hingga saat ini, 3 tahun berjalan melakukan renovasi besar-besaran menambah lahan dan juga bentuk yang awal dirombak semuanya,” ujar Ustadz Deden.

Ustadz yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gunung Putri itu juga mengungkapkan, saat ini renovasi masjid sudah mencapai 98 persen sesuai dengan rencana yang ingin merubah seluruh tata ruang dari bangunan awalnya.

"Alhamdulillah saat ini sudah hampir selesai, 98 persen bangunannya sesuai target dan rencana, dalam 3 tahun renovasi masjid Jami al-Hikmah menghabiskan 5,3 miliar," ungkapnya. 

Ia mengungkapkan, dana tersebut didapatkan dengan cara promosi kebutuhan renovasi pembangunan masjid sekaligus pelaporan dan progres dalam bentuk video yang disebarkan melalui media sosial. 

"Panitia pembangunan masjid Jami al-Hikmah ingin menjaga marwah masjid, dengan tidak minta minta ditengah jalan, panitia ingin membuktikan jika umat Islam mampu dan banyak kaum Muhsinin yang cinta terhadap masjid," ujar Ustadz Deden yang juga sebagai pengurus LTMNU Kabupaten Bogor.

Saat ini masjid Jami al-Hikmah dapat menampung 1000 jamaah dalam kondisi normal, dengan fasilitas lain yakni 4 kantor, 1 ruang kontrol, 2 kamar, 1 perpustakaan masjid, 2 pos keamanan, 3 tempat wudhu dan 9 toilet, serta ruangan khusus untuk sekretariat NU.

“Sudah bisa digunakan untuk beragam kegiatan seperti pengajian bapak-bapak dan pemuda. Bahkan, jamaah Muslimat dan Fatayat NU kerap mengadakan acara di sini,” terangnya. 

Rencananya, Menteri Agama (Menag) RI Yaqut CholilQaumas akan menghadiri acara peresmian masjid Jami al-Hikmah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. 

"Kami sudah melakukan silaturahmi, DKM Masjid Jami al-Hikmah dengan Menag di kantornya, dan sekaligus melaporkan perkembangan kegiatan yang ada di masjid dan juga mengundang beliau untuk meresmikan langsung,” pungkas Ustadz Deden.

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Agung Gumelar