Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Kiai Said: Menggunakan Masker itu Hukumnya Wajib

Kiai Said: Menggunakan Masker itu Hukumnya Wajib
Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA., saat memberikan sambutan dukungan kepada BNPB (Foto: BNPB Channel)
Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA., saat memberikan sambutan dukungan kepada BNPB (Foto: BNPB Channel)

Setelah saya mengamati perkembangan Covid-19 akhir-akhir ini cenderung semakin meningkat terutama di beberapa daerah, maka saya Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama warga Nahdlatul Ulama agar wajib hukumnya mengikuti protokol kesehatan; menjaga kebersihan, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak satu sama lain (social distancing), dan memakai masker. Menggunakan masker itu hukumnya wajib dan harus selalu digunakan di manapun kita berada.

Hal ini dalam rangka ikhtiar menyelamatkan diri kita sendiri orang lain. Jangan sampai kita mencelakakan diri sendiri atau orang lain. Karena Covid-19 ini bagaikan malaikat pencabut nyawa bagi kelompok yang rentan, seperti yang berusia lanjut, yang sudah  mempunyai penyakit akut seperti jantung, paru-paru, diabetes, hepatitis, itu semuanya merupakan penyakit bawaan yang mudah sekali kalo sudah terpapar Covid-19. Kondisinya sangat rentan dan boleh dibilang 85% meninggal dunia akibat ada penyakit yang sudah akut dan terpapar oleh Covid-19 ini. 

Saya tegaskan wajib hukumnya, terutama bagi warga Nahdlatul Ulama, mengikuti protokol kesehatan untuk menyelamatkan diri kita dan menyelamatkan orang lain. لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ , sabda Rasulullah. “Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain”. Allah berfirman dalam Alquran: 

لَا تُلْقُوا۟ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ

“Janganlah kamu menjerumuskan masyarakat ke dalam jurang kebinasaan.” 

Selama masih ada Covid-19, maka kita harus tetap disiplin, hati-hati, waspada. Covid-19 ini betul-betul nyata, bukan bukan konspirasi, rekayasa, atau berita bohong-bohongan. 

Saya terimakasih sekali dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BNPB di bawah pimpinan Letjen Doni Monardo, yang bekerja terus menerus, dalam rangka mengatasi Covid-19 ini. Demikian pula kami dari PBNU, Satgas PBNU sudah menyebar ke 227.000 ribu titik. Kami pun sudah berusaha menyebarkan bantuan-bantuan kepada masyarakat yang berhak. 

Mudah-mudahan Allah segera mencabut Covid-19 ini sehingga kita kembali normal, kembali melakukan aktivitas seperti biasa.

(Disarikan dari sambutan Ketua Umum PBNU di Kantor BNPB, 9 Juli 2020)