Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

KBNU Tamansari Ziarah Wali dan Muassis NU

KBNU Tamansari Ziarah Wali dan Muassis NU
KBNU Tamansari sedang berziarah di makam Wali (NU Jabar Online/Foto: KBNU Tamansari)
KBNU Tamansari sedang berziarah di makam Wali (NU Jabar Online/Foto: KBNU Tamansari)

Tasikmalaya, NU Online Jabar
KBNU Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya mengadakan Ziarah ke makam Waliyulloh dan ke beberapa tempat ziarah lain di beberapa daerah di Jawa. Agenda ini dilaksanakan mulai tanggal 20 hingga 25 November 2020.

Adapun tempat tempat yang akan dikunjungi ada 12 tempat, pertama makam Raden Fatah, dilanjut ke makam Sunan Kalijaga, lalu Sunan Kudus, lalu ke Sunan Muria, Dilanjut ke Sunan Derajat, Dilanjut ke makam Sunan Giri, dilanjut ke makam Sunan Maulana Malik Ibrahim lalu ke Sonan Bonang, lalu ke sunan Ampel, Lalu ke Syaikh Kholil Bangkalan Madura. Setelah pulang melalui jalan Jombang dan ziarah di Makamnya Hadratusyaikh KH Hasyim asy’ari dan Makam Gus Dur lalu berakhir di makam Syaik Jumadil Kubro.

Ajengan Patoni, penanggung jawab rute perjalanan ziarah, menyampaikan Walau rutenya sudah diatur sedemikian rupa, tetapi jika situasi dan kondisi tidak bersahabat ada kemungkinan rute yang sudah ditentukan akan berubah.

”Rute perjalanan bisa berubah, apabila situasi dan kondisi tidak memungkinkan, ” Ungkapnya.

Adapun perjalanan ziarah ini seperti yang disampaikan oleh Ajengan Enjang bertujuan untuk menumbuhkan kembali spirit perjuangan di Nahdlatul Ulama.

“Kami berharap berkah dari Ziaroh ini, bisa memupuk kembali semangat perjuangan di Nahdlatul Ulama, karena dengan berziaroh dan mengenang kembali perjuangan para Ulama dalam menyebarkan agama islam di Indonesia, spirit perjuangan itu akan tumbuh kembali.“ Ungkap Ajengan yang dipercaya sebagai Ketua Panitia ini.

Peserta Wisata Religi KBNU Kecamatan Tamansari ini mencapai 53 orang dari berbagai badan otonom di MWCNU Kecamatan Tamansari, ada dari GP Ansor, Fatayat, MWCNU, Muslimat NU, Pergunu dan IPNU serta IPPNU.

Pewarta: Ilham Abdul jabar
Editor: Muhyiddin