Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

JQHNU Indramayu Verifikasi Peserta Sadesha Pemberdayaan

JQHNU Indramayu Verifikasi Peserta Sadesha Pemberdayaan
Sadesha Indramayu
Sadesha Indramayu

Indramayu, NU Online Jabar
Pimpinan Cabang Jamiyyatul Qurra’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Indramayu mengadakan verifikasi data peserta Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) Pemberdayaan Jawa Barat Tahun 2020 di Aula Gedung Dakwah PCNU Kabupaten Indramayu, Ahad ( 15/11).

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh peserta Sadesha Pemberdayaan sejumlah 169 peserta yang telah dinyatakan lolos dan menerima SK dari Gubernur Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, dihadiri pula seluruh pengurus Pimpinan Cabang JQH NU Kab. Indramayu, Ketua PCNU Indramayu dan Majelis Ilmi JQH NU Indramayu, KH Saiful Aziz.

Ketua PCNU Indramayu, KH Juhadi Muhammad menyampaikan amanatnya kepada seluruh peserta Sadesha Pemberdayaan bahwa Hafidz dan Hafidzah merupakan orang-orang yang mulia dan pejaga Al-Qur’an, jadi harus diperhatikan.

“Hafidz dan Hafidzah adalah orang-orang yang dimuliakan di sisi Allah dan lingkungan. Jadi, mereka harus diberikan perhatian penuh, baik kesejahteraan dan kelayakan hidupnya,” Ujar KH Juhadi Muhammad. 

Peserta yang lolos SADESHA Jawa Barat Tahun 2020 seluruhnya berjumlah 4500 peserta. Indramayu merupakan kabupaten dengan jumlah terbanyak, yaitu 302 peserta yang terbagi 169 peserta Sadesha Pemberdayaan dan 133 beasiswa. Hal ini mendapatkan apresiasi dari ketua PCNU Indramayu.

“Di Indramayu, kisaran 1000 lebih hafid-hafidzah. Ini merupakan kebanggaan bagi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu terhadap Pimpinan Cabang Jamiyyatul Qurro’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (PC JQH NU) yang telah memperjuangkan  Hafidz dan Hafidzah yang terdaftar sebagai calon peserta Sadesha dan dinyatakan lolos sebagai peserta Sadesha Jawa Barat Tahun 2020 ini dan ini perlu ada apresiasi untuk PC JQH NU,” tambah KH JuhadiMuhammad.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua PC JQH NU Indramayu, H. Ahmad Akhsin, kepada seluruh peserta Sadesha, PCNU Indramayu dan Pimpinan Wilayah Jamiyyatul Qurro’ Wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (PW JQH NU) Jawa Barat yang telah membantu mengakomodir seluruh calon peserta hingga mendapatkan SK Gubernur Jawa Barat.

“Kami, Pimpinan Cabang Jamiyyatul Qurro’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (PC JQH NU) Kabupaten Indramayu mengucapkan terima kasih kepada Bapak KH Juhadi Muhammad, selaku orang tua dan pembina kami, dan Pimpinan Wilayah Jamiyyatul Qurro’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (PW JQH NU) Jawa Barat yang telah melaksanakan tahapan penerimaan Sadesha Tahun 2020 dan Alhamdulillah dengan jumlah 302 hafidz/hafidzah dinyatakan sebagai peserta Sadesha Jawa Barat dan tidak lupa juga, ini berkat semangat seluruh calon peserta sadesha dalam mengikuti seluruh tahapan,” ungkap Ketua PC JQH NU Indramayu, H Ahmad Akhsin.

Sekretaris JQH NU Indramayu, Gus Farhan menambahkan, setelah peserta menerima Surat Keterangan dari Gubernur Jawa Barat, harus melaksanakan tahapan verifikasi data dan pelaksanaan Diklat.

“Tahapan verifikasi data ini sangat diperlukan untuk pencocokan nama, data diri dan kordinasi tekhnis lainnya. Saya harap, peserta sadesha pemberdayaan Tahun 2020 Jawa Barat dapat mengikuti seluruh tata tertib dan peraturan organisasi selanjutnya. Salah satunya adalah Diklat Sadesha,” tutur  Farhan. 

Sementara Majelis Ilmi PC JQH NU Indramayu, KH Saiful Azis membenarkan bahwa seluruh peserta Sadesha harus mengikuti seluruh tahapan yang telah ditentukan.

“Saya berharap, seluruh peserta dapat mengikuti seluruh aturan dan tahapan sebagai peserta sadesha, sehingga tujuan yang mulia bersama juga bisa dicapai dengan efektif dan baik,” pungkasnya.

Pewarta: Iing Rohimin
Editor: ABdullah Alawi