Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

IPNU dan IPPNU Japura Berupaya Kurangi Kecanduan Pelajar terhadap Game Online dengan Perpustakaan Keliling

IPNU dan IPPNU Japura Berupaya Kurangi Kecanduan Pelajar terhadap Game Online dengan Perpustakaan Keliling
Perpustakaan keliling IPNU dan IPPNU Japura
Perpustakaan keliling IPNU dan IPPNU Japura

Bandung, NU Online Jabar 
Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Japura Kidul, Kecamatan Astanajapura, Cirebon bekerja sama dengan Komunitas Lentera Baca mengupayakan perpustakaan keliling ke berbagai lokasi di sekitar wilayah Kecamatan Astanajapura, di antaranya di Desa Japura Kidul, Japura Bakti, dan Japura Lor. 

“Untuk keliling kami tidak terfokuskan hanya satu desa, tapi kami terfokuskan tiga desa yaitu Desa Japura Kidul,desa Japura Bakti, dan desa Japura Lor,” kata Ketua Pimpinan Ranting IPNU Desa Japura Kidul, Muslim, Ahad (3/1).

Ia menjelaskan, pada praktiknya program perpustakaan keliling itu, IPNU dan IPPNU Desa Japura Kidul membawa buku-buku setiap seminggu sekali di hari Sabtu. 

“Itu kegiatan rutin yang setiap seminggu sekali kami laksanakan,” ungkapnya. 

Biasanya, kata dia, IPNU dan IPPNU membawa dua dus buku dengan menggunakan sepeda motor. Buku-buku yang di bawa pun bervariatif, mulai dari buku anak-anak sampai buku-buku keagamaan. 

“Kami dapatkan (buku) dari siapa pun yang ingin menyumbangkan bukunya. Tidak harus buku anak-anak, selama buku tersebut mengandung pendidikan yang positif, kami gelar,” kata Muslim.

Muslim menjelaskan, perpustakaan keliling berawal dari inisiatif serta keprihatinan anggota IPNU dan IPPNU Desa Japura Kidul yang melihat para pelajar dan anak-anak yang kecanduan game online. 

IPNU dan IPPNU, sambungnya, berpandangan bahwa teknologi informasi tak dapat dihindari, tapi harus bisa memilih dan memilah apa saja aplikasi atau kontan mana saja yang sesuai untuk menunjang masa depan pelajar. Bagi IPNU dan IPPNU, bukulah yang seharusnya menjadi teman mereka. 

Perpustakaan keliling itu, lanjutnya, merupakan upaya untuk membangun kesadaran bahwa membaca buku adalah hal yang penting dilakukan dengan harapan mengurangi atau bahkan menghilangkan kecanduan anak-anak dan remaja terhadap sosial media dan game online. 

Upaya IPNU dan IPPNU mendapatkan respons positif dari masyarakat sekitar, terlebih dari para orang tua yang menginginkan anaknya untuk fokus belajar ketimbang bersosial media atau bermain game online.

“Alhamdulillah respons masyarakat sangat mendukung dengan kegiatan ini, bahkan ada orang tua yg ikut membacakan buku cerita untuk anaknya,” tutur Muslim. 

Muslim menambahkan, mayoritas buku yang dibaca adalah buku cerita dan buku agama karena mayoritas yg membaca adalah dari kalangan anak-anak. Untuk itu, dia siap menampung bagi siapa pun yang ingin menyumbangkan bukunya ke perpustakaan keliling ini.

Pewarta: Agung Gumelar
Editor: Abdullah Alawi