Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka PWNU Download

Injaazul Wa'di, Kitab Karya KH Abdullah Mahfudz Babakan Tipar Sukabumi

Injaazul Wa'di, Kitab Karya KH Abdullah Mahfudz Babakan Tipar Sukabumi
Kitab Injaazul Wa'di Min Asy'ati Taqriibil Maqshadi Fii Kaifiyatil Amali Birrub'il Mujayyabi Karya KH Abdullah Mahfudz, Pendiri Pondok Pesantren Babakan Tipar (Assalafiyah I) Kabupaten Sukabumi.
Kitab Injaazul Wa'di Min Asy'ati Taqriibil Maqshadi Fii Kaifiyatil Amali Birrub'il Mujayyabi Karya KH Abdullah Mahfudz, Pendiri Pondok Pesantren Babakan Tipar (Assalafiyah I) Kabupaten Sukabumi.

Oleh: Ade Opa Mustofa
Kitab ini berjudul إنجاز الوعد من أشعة تقريب المقصد في كيفية العمل بالربع المجيب (Injaazul Wa'di Min Asy'ati Taqriibil Maqshadi Fii Kaifiyatil Amali Birrub'il Mujayyabi) yang dikarang oleh pangersa Almarhum KH. Abdullah Mahfudz pendiri pondok pesantren Babakan Tipar-Sukabumi. Beliau merupakan pendiri pondok pesantren Babakan Tipar, yang saat ini bernama Pondok Pesantren As-Salafiyyah I Sukabumi.

Kitab ini berisi tentang pengantar Ilmu Falak khususnya berkaitan dengan tata cara menggunakan Rubu' Mujayyab, yang disusun dengan satu muqoddimah, delapan pasal dan satu khatimah.

Pada muqoddimah berisi tentang keterangan dan maksud dari tulisan yang terdapat dalam Rubu'. Lalu pasal I membahas tentang Irtifaussyamsi (Tinggi Matahari), pasal II membahas tentang Jaybul irtifa', pasal II membahas tentang Mail dan Ghoyatul Irtifa', pasal IV membahas Bu'dul Quthur, pasal V membahas Nisful Fadhlah, pasal VI menjelaskan Sa'ah Mustawiyyah Zawaliyyah, pasal VII  menerangkan waktu berdasarkan Sa'ah Mustawiyyah Zawaliyyah, pasal VIII menjelaskan tentang Dzillul Irtifa' dan Irtifau' dzilli
Terakhir, Khotimatun menerangkan tentang koordinat kota Mekah dan kota-kota lainnnya.

Kitab ini secara susunan, mirip seperti susunan kitab Taqribul Maqshod yang dikarang oleh Syaikh Muhammad Mukhtar Athorid Al-Jawi Al-Bughury. Walaupun beberapa hal berbeda. 

Kemudian ada keunikan tersendiri dari kitab ini yakni tidak ditulis sebagaimana biasanya, karena  matan kitab nya ditulis dalam bahasa Sunda, tetapi Syarah nya yang beliau buat sendiri itu menggunakan bahasa Arab dengan menukil dari beberapa kitab seperti Risalah Syibli, Majmu' Dawair, Fathul Roufin Minan, Sulamunairain, Badiatul Mitsal, Durusul Falakiyyah serta kitab-kitab lainnya.

Kitab ini merupakan salah satu hazanah keilmuan yang sangat agung sehingga penting untuk dilestarikan terutama oleh kalangan santri.

Penulis adalah Kiai Muda asal Jampang Kabupaten Sukabumi.