Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Hari-hari Penting di Bulan Oktober, Ada Hari Santri dan Sumpah Pemuda

Hari-hari Penting di Bulan Oktober, Ada Hari Santri dan Sumpah Pemuda
Para santri saat memperingati Hari Santri (Foto: NU Online)
Para santri saat memperingati Hari Santri (Foto: NU Online)

Terdapat banyak hari besar pada bulan Oktober, setidaknya ada 24 hari besar yang diperingati oleh rakyat Indonesia, di antaranya Hari Santri Nasional pada 22 Oktober. Hari Santri terkait dengan peristiwa Resolusi Jihad yang dicetuskan NU pada 22 Oktober 1945 di Surabaya untuk mencegah kembalinya tentara kolonial Belanda yang mengatasnamakan NICA (Netherlands-Indies Civiele Administration).

KH Hasyim Asy’ari sebagai ulama pendiri Nahdlatul Ulama (NU) menyerukan jihad dengan mengatakan bahwa “Membela tanah air dari penjajah hukumnya fardlu ain atau wajib bagi setiap individu”. Seruan yang dikobarkan KH Hasyim Asy`ari membakar semangat para santri untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajah dengan menyerang markas Brigade 49 Mahratta.

Selain itu, terdapat Hari Habitat Sedunia ditetapkan oleh PBB pada tahun 1985 dan dirayakan pertama kali pada tahun 1986. Hari Habitat Sedunia memiliki tujuan untuk merefleksikan keadaan perkotaan dan pemenuhan hak dasar untuk memiliki tempat tinggal yang memadai. Pada peringatannya, Hari Habitat diperingati pada setiap Senin pertama bulan Oktober. Sedangkan Hari Mata Sedunia diperingati pada setiap hari Kamis kedua bulan Oktober, pertama kali diperingati pada 2000, diinisiasi oleh Lions Club International yang kemudian berintegrasi menjadi VISION 2020 di bawah World Health Organization (WHO) serta International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB).

Hari Kesaktian Pancasila diperingati pada 1 Oktober, peringatan tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153/Tahun 1967. Peringatan ini ada setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S/PKI. Selain itu pada 1 Oktober juga diperingati dengan Hari Bea dan Cukai Nasional yang bertujuan memperingati hari jadi Direktorat Jendral Bea Cukai.

Pada 2 Oktober diperingati dengan Hari Batik Nasional. Tanggal tersebut bertepatan dengan ditetapkan batik pada tahun 2009 sebagai daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada sidang UNESCO di Abu Dhabi.

Hari Hewan sedunia diperingati pada 4 oktober, hal tersebut karena pada tanggal itu diadakan pesta perjamuan Francis Of Assisi, seorang pecinta alam dan pelindung binatang dan lingkungan. Lalu pada 5 Oktober diperingati dengan Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI), diperingati sebagai hari lahir TNI. 

Selain itu, Hari Kesehatan Jiwa yang diperingati pada 10 Oktober. Hari Kesehatan Jiwa Sedunia pertama kali diperingati pada 10 Oktober 1992. Terdapat Hari Hari Radang Sendi (Artritis) Sedunia pada 12 Oktober, pertama kali diperingati oleh Arthritis Rheumatism Internasional (ARI) pada 12 Oktober 1996.

Pada 12 Oktober diperingati dengan Hari Museum Nasional, ditetapkan berdasarkan penyelenggaraan musyawarah museum se-Indonesia pertama yang digelar pada 12 hingga 14 Oktober 1962 di Yogyakarta. Lalu, 15 Oktober diperingati dengan Hari Hak Asasi Binatang.

Kemudian, pada 16 Oktober diperingati dengan Hari Parlemen Indonesia menandai pentingnya sebuah Lembaga Perwakilan Rakyat yang menampung aspirasi masyarakatnya. Di hari yang sama, 16 Oktober diperingati dengan Hari Pangan Sedunia yang diperingati tiap 16 Oktober sejak tahun 1981.

Terdapat tiga peringatan yang diperingati pada 24 Oktober, Hari Dokter Nasional sebagai hari lahirnya Ikatan Dokter Indonesia. Lalu diperingati dengan Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang didirikan pada 24 Oktober 1945. Lalu, hari Polio Sedunia yang diperingati untuk mengenang Jonas Salk.

Kemudian pada 27 Oktober juga diperingati dengan tiga hari besar, Hari Listrik Nasional, Penerbangan Nasional dan Hari Narablog Nasional.

Pada akhir bulan Oktober diperingati dengan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober yang merupakan hasil Kongres Pemuda Kedua yang dirumuskan pada 28 Oktober 1928 di Batavia atau kini dikenal sebagai Jakarta. Pada 29 Oktober diperingati dengan Hari Stroke Sedunia dan ditutup dengan Hari Keuangan pada 30 Oktober.

Pewarta: Riki Baehaki
Editor: Abdullah Alawi