Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Fatayat NU Krangkeng Promosikan Raragudig dan Konektor Masker di Pengajian Bulanan

Fatayat NU Krangkeng Promosikan Raragudig dan Konektor Masker di Pengajian Bulanan
Fatayat NU Krangkeng saat promosi makanan dan konektor masker (Foto: Umu Kulsum)
Fatayat NU Krangkeng saat promosi makanan dan konektor masker (Foto: Umu Kulsum)

Indramayu, NU Online Jabar
PC Fatayat NU Kabupaten Indramayu menggelar jam’iyah rutin bulanan di Kantor PCNU Indramayu setiap hari Ahad pada minggu ketiga di setiap bulannya. Kegiatan ini dihadiri seluruh PAC Fatayat se-Kabupaten Indramayu dengan diisi pembacaan Surat Waqiah, shalawatan dan tahlilan dengan petugas yang ditunjuk secara bergilir setiap PAC sesuai jadwal yang telah disepakati, selain itu acara rutin bulanan juga diisi dengan pengenalan berbagai produk hasil karya anggota Fatayat untuk dijual kepada masyarakat. 
Pada acara rutinan bulan Desember yang dilaksanakan Ahad (20/12)  jadwal petugas yang memimpin jamiyahan adalah  PAC Fatayat Krangkeng. Setelah acara rutinan selesai dilanjutkan dengan lain-lain berupa pengenalan produk dari anggota Fatayat PAC Krangkeng, pada kesempatan itu Anisah dan Munipah memperkenalkan produk rumahannya berupa kue raragudig dan konektor masker.

"Kue raragudig ini makanan khas Indramayu tetapi ini kita buat sendiri untuk kemandirian ekonomi Fatayat Krangkeng yang kita kemas per pak seharga Rp. 5000,- Alhamdulillah hari ini terjual semua sejumlah 100 pak. Jazakumullah ahsanal jaza kepada sahabat-sahabat Fatayat yang sudah melariskannya,” kata ibu muda yang biasa dipanggil Anis ini.

“Bahan-bahan raragudig ini sangat mudah didapat di warung di antaranya tepung beras, gula merah gula pasir dan kelapa yang ingin mencoba bikin sendiri mangga yang tidak ingin susah tinggal pesan sama kita Fatayat Krangkeng, nanti kita kirim, soalnya rasa dijamin deh, pasti enak dan bikin ketagihan,” ucap Anis mempromosikan produknya.

Sementara Munipah memperkenalkan hasil karyanya yang ia persembahkan untuk Fatayat juga, yaitu konektor masker yang ia buat dari kain perca.

“Ini sangat mudah dibuat, tidak perlu bahan banyak, kita gunakan bahan perca yang dilengkapi karet dan kancing, harganya murah dan nyaman dipakai, silahkan pesan ke kami. Sengaja kami buat produk ini karena di masa pandemi ini kebutuhan masker sangat vital, sementara ibu-ibu terkadang susah memakai masker karena terhalang kerudung, maka dengan konektor ini, jenis masker apapun jadi bisa dipakai oleh ibu-ibu,” ulas Munipah.

Presentasi keduanya mendapat sambutan dan apresiasi dari ketua PC Fatayat Indramayu, Atin Supriatin. Dirinya sangat bangga atas kreativitas anggota Fatayat dan hal itu menunjukkan bahwa Fatayat bukan hanya mengurusi masalah keagamaan, tetapi soal ekonomi pun menjadi perhatian serius.

“Pada rutinan bulan kemarin Fatayat Patrol membawa produk jamunya dan sekarang dari sahabat Kkrangkeng memperkenalkan hasil karyanya, ini bagus untuk kemandirian ekonomi Fatayat, kami sangat mengapresiasi kreatifitas sahabat-sahabat semua dan saya berharap setiap PAC memiliki produk unggulan masing-masing yang bisa di-share pada setiap rutinan. Semoga akan meningkatkan wawasan dan keterampilan kita semua,” ungkapnya.

“Ini peluang bisnis yang dapat dikembangkan di masa pandemi Covid-19 ini kebanyakan masker kesehatan hanya dipasang di telinga. Bagi kita pemakai jilbab tentu ini agak ribet maka hadirnya konektor masker ini akan mempermudah penggunaan masker bagi kita,” tutup Atin.

Pewarta: Ummu Kulsum
Editor: Iing Rohimin