Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Dicatut Partai, PCNU Kota Bekasi Layangkan Protes

Dicatut Partai, PCNU Kota Bekasi Layangkan Protes
Dari kiri ke kanan: KH Hasan Juawaeni, Raas Syuriyah PCNU Kota Bekasi KH Mir'an Syamsuri, dan Ketua Tanfidziyah KH Madinah HL. (Foto: Syamsul Badri)
Dari kiri ke kanan: KH Hasan Juawaeni, Raas Syuriyah PCNU Kota Bekasi KH Mir'an Syamsuri, dan Ketua Tanfidziyah KH Madinah HL. (Foto: Syamsul Badri)

Kota Bekasi, NU Online Jabar

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi melayangkan protes kepada Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (FPKS DPR-RI) atas dicatutnya nama Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bekasi KH. Mir’an Syamsuri dan KH. Madinah HL secara sepihak oleh FPKS.

Di poster yang sudah disebar sejak momentum Hari Santri 22 Oktober 2020 itu, nama KH. Mir’an Syamsuri dan KH. Madinah HL disebut akan menjadi Dewan Juri Penyisihan untuk Lomba Baca Kitab Kuning Tingkat Nasional yang babak penyisihannya berlangsung di DPD PKS Kota Bekasi pada 28 November 2020.

Di surat protes tertanggal 16 November 2020 tersebut, Kiai Mir’an dan Kiai Madinah mengatakan tidak pernah mendapat surat permohonan, belum pernah dihubungi, atau dimintai konfirmasi kesediaan untuk menjadi dewan juri, baik secara lisan maupun tulisan (surat) oleh FPKS DPR RI.

Oleh sebab itu, PCNU Kota Bekasi berkeberatan dan meminta FPKS DPR RI untuk menghapus nama keduanya dari semua media publikasi baik poster, baliho, spanduk, pamflet di sosial media, media online, dan menarik undangan yang telah dikirim ke pesantren-pesantren.

“Dan untuk menjaga hubungan baik dengan kawan-kawan PKS dan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang tidak perlu di masyarakat, kami juga meminta pihak penyelenggara memberikan penjelasan dan klarifikasi atas pencatutan nama kiai-kiai kami,” ujar Sekretaris PCNU Kota Bekasi Ayi Nurdin.

Pewarta: Syamsul Badri Islamy
Editor: Iip Yahya