Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka PWNU Download

Banser Jabar Minta Polisi Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber

Banser Jabar Minta Polisi Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
Ridwan Kamil menginstruksikan kepada Kapolda Jabar agar memberikan pengamanan dan penjagaan ketat bagi para ulama di Jabar yang hendak dakwah (Foto: NU Online)
Ridwan Kamil menginstruksikan kepada Kapolda Jabar agar memberikan pengamanan dan penjagaan ketat bagi para ulama di Jabar yang hendak dakwah (Foto: NU Online)

Bandung, NU Online Jabar

Kasatkorwil Banser Jawa Barta Yudi Cahyadi meminta kepolisian mengusut tuntas penusukan terhadap ulama kelahiran Madinah, Arab Saudi itu Syekh Ali Jaber.

"Jelas kita mengutuk keras penganiayaan terhadap ulama dan jangan sampai terjadi di Jawa Barat," tegasnya, Rabu (16/9). 

Sementara, terkait pengamanan ulama saat dakwah, GP Ansor selama ini telah selalu mengawal ulama baik diminta maupun tidak. 

"Banser memang mendedikasikan diri sebagai penjaga bangsa, agama dan ulama. Jadi jika ada ulama NU yang berceramah, tanpa diminta pasti Banser akan ikut mengamankan," lanjutnya. 

Terpisah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi kasus penusukan Syekh Ali Jaber oleh orang tak dikenal pada saat dakwah di Lampung, Ahad 13 September 2020.

Kang Emil, sapaan akrabnya menginstruksikan kepada Kapolda Jabar agar memberikan pengamanan dan penjagaan ketat bagi para ulama di Jabar yang hendak dakwah dalam suatu acara.

“Saya sudah instruksikan via kapolda Jabar agar para ulama/pemuka agama lainnya yang sedang berdakwah di Jawa Barat untuk diberi ekstra pengamanan oleh aparat setempat dan panitia acara,” tulis Kang Emil dalam akun Instagramnya, Senin (14/9).

Dalam unggahannya, Kang Emil membagikan foto Syekh Ali Jaber. Termasuk dirinya saat bertemu dan duduk semeja dengan korban.

Dia juga meminta panitia acara dakwah keagamaan untuk selalu koordinasi dan meminta pengamanan terbuka/tertutup kepada kepolisian setempat.

Ia juga turut mendoakan “mari kita selalu muliakan dan lindungi para ulama kita, semoga Allah selalu jauhkan Indonesia dari benih-benih perpecahan. Amin”. 

Dilansir dari Pikiranrakyat.com Syekh Moh Ali Jaber ditusuk oleh orang tak dikenal saat mengisi pengajian di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkerta, Bandar Lampung, pada Ahad 13 September 2020.

Seperti diketahui, video penusukannya telah menyebar viral di media sosial dan pelaku telah ditangkap polisi.

Pewarta: Abdul Manap
Editor: Abdullah Alawi