Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

Ahmad Regi Maulana Terpilih sebagai Ketua PW IPNU Jabar Masa Khidmah 2021-2024

Ahmad Regi Maulana Terpilih sebagai Ketua PW IPNU Jabar Masa Khidmah 2021-2024
Ahmad Regi Maulana
Ahmad Regi Maulana

Bandung, NU Online Jabar
Ahmad Regi Maulana terpilih menjadi Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Barat periode 2021-2024, pada Konferensi Wilayah (Konferwil) yang digelar di Pondok Pesantren Mislakul Irfan, Kota Bekasi, Ahad (24/1).

Membawa misi meningkatkan kualitas pelajar NU dalam hal Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta Iman dan Taqwa (IMTAQ), Regi terpilih sebabagi Ketua PW IPNU Jabar dengan memperoleh 16 suara, lebih unggul dari kandidat lainya. 

Kader terbaik IPNU Kota Bandung ini, mantap mencalonkan diri sebagai calon Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Barat setelah ia berdialog dengan beberapa ulama di Kota bandung. 

"Alhamdulillah semua ulama NU di Kota Bandung mendukung dan akhirnya saya mantap dalam pencalonan ini," ungkap Regi. 

Saat disinggung terkait visi misi, Regi mengatakan, penguatan dan pengembangan kader dalam hal iptek dan imtaq akan menjadi fokusnya. Pasalnya, kedua hal tersebut dinilai penting bagi kemajuan pelajar NU di masa yang akan datang. 

"Pertama adalah penguatan imtaq dan Iptek bagi kader IPNU di Jabar menjadi fokus saya. Pasalnya, selama ini kedua itu masih dipandang sebagai dua sisi yang memiliki orientasi yang berlainan, sehingga menyebabkan timbulnya kesenjangan antara sumber ilmu antara ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu umum," ungkap Regi. 

"Kader IPNU tidak boleh hanya menguasai satu hal misalnya dalam imtaq dan mengesampingkan penguatan Iptek, yang sebetulnya jika keduanya bisa didorong beriringan akan menjadikan kader kita menjadi SDM yang berkualitas di masa yang akan datang," sambungya. 

Selain itu, Regi menambahkan, penguatan identitas akan ajaran Ahlussunnah wal-Jama'ah (Aswaja) harus ditekankan bagi pelajar NU di Jawa Barat. Hal itu bertujuan untuk melindungi kader NU seiring menguatnya ideologi ekstrim. 

"Seiring berkembanganya teknologi digital, kader IPNU merupakan agen perubahan, diharapkan mampu membendung derasnya informasi atau paham radikal yang masuk di kalangan remaja atau generasi muda. Sehingga mereka tidak mudah goyah dalam menerima ajaran baru yang tidak sepaham dengan amaliyah NU," pungkasnya.

Pewarta: Agung Gumelar
Editor: Abdullah Alawi