Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka PWNU Download

Achmad Syaefullah, Polisi yang Senang Shalawat dan Jadi Ketua DKM Masjid Raudlatul Jannah (1)

Achmad Syaefullah, Polisi yang Senang Shalawat dan Jadi Ketua DKM Masjid Raudlatul Jannah (1)
Brigadir Si Propam Polrestabes Bandung Achmad Syaefullah
Brigadir Si Propam Polrestabes Bandung Achmad Syaefullah

Bandung, NU Online Jabar 
Ketua Lembaga Dakwah PWNU Jawa Barat KH Amin Baejuri Asnaf mengirimkan sebuah video ke NU Online Jabar. Ketika dibuka, video itu berisi seorang polisi yang sedang mendendangkan shalawat Nabi, namanya shalawat Thibbil Qulub. 

NU Online Jabar kemudian menghubungi polisi dalam video itu yang ternyata adalah seorang Brigadir Si Propam Polrestabes Bandung. Lalu  berbincang tentang shalawat. 

“Saya senang dengan shalawat, ya kebetulan dari dulu, sejak kecil saya sekolah di Madrasah Ibtidaiyah. Saya lahir di keluarga dengan tradisi NU di Cirebon,” ungkap polisi bernama Achmad Syaefullah ini. "Tapi saya tidak seperti kakak-kakak saya yang melanjutkan di sekolah agama, di MTs dan Aliyah, saya ke sekolah umum, dan rezekinya di polisi," lanjutnya.   

Ia mengaku, hafal beberapa shalawat di antaranya Thibbil Qulub. Menurutnya, saat awal wabah Covid-19, ia mengamalkan shalawat itu sebagai salah satu upaya penangkal secara batiniyah selain penangkal lahiriyah dengan mengikuti protokol kesehatan. Dan kebetulan, sampai saat ini, dia tak pernah terjangkit wabah itu.

Shalawat Thibbil Qulub ia dapatkan dari grup media sosial Khatmil Qur’an yang diasuh KH Amin Baejuri Asnaf. 

“Saya belajar dan hafalkan, di YouTube ada shlawat itu, kemudian saya ikut langgamnya dan dihafalakan,” kisah polisi asal Kota Cirebon yang kini bertugas di Kota Bandung. 

Syaiful juga mengaku hafal Shalawat Asyghil dan beberapa shalawat lain, sementara Shalawat Nariyah masih lupa-lupa ingat, hanya hafal separuhnya. Tanpa disuruh, melalui panggilan telepon aplikasi perpesanan, ia mendendangkan Shalawat Asyghil itu.  

Polisi tiga putra-putri ini mengaku, kadang-kadang sebelum tidur mendendangkan atau mendengarkan shalawat dari YouTube. Secara kebetulan, saat ia di rumah sering mendengarkan shalawatan yang disenandungkan jamaaah beberapa saat sebelum shalat berjamaah di masjid yang ada depan rumahnya.

Masjid itu dibangun sejak 2019 dan mulai digunakan tahun 2020. Namanya masjid Raudlatul Jannah dan ia merupakan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)-nya. (Bersambung)

Pewarta: Abdullah Alawi