Warta Sejarah Keislaman Tokoh Profil Opini Wawancara Ngalogat Adrahi Pustaka Download

243 Penghafal Al-Qur'an Ikuti Diklat Kebangsaan JQHNU Jawa Barat

243 Penghafal Al-Qur'an Ikuti Diklat Kebangsaan JQHNU Jawa Barat
Pembukaan diklat Sadesha Pengurus Pimpinan Wilayah Jam’iyatul Qurra Wal Hufadz (JQHNU) Provinsi Jawa Barat, di Hotel Asrilia, Kota Bandung (Foto: NU Online Jabar/Bagus)
Pembukaan diklat Sadesha Pengurus Pimpinan Wilayah Jam’iyatul Qurra Wal Hufadz (JQHNU) Provinsi Jawa Barat, di Hotel Asrilia, Kota Bandung (Foto: NU Online Jabar/Bagus)

Bandung, NU Online Jabar 
Sebanyak 243 penghafal Al-Qur’an dari beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat mengikuti Diklat Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan Pengurus Pimpinan Wilayah Jam’iyatul Qurra wal Hufadz (JQHNU) Provinsi Jawa Barat, di Hotel Asrilia, Kota Bandung. Mereka akan mengikuti kegiatan tersebut dari, Kamis (12/11) sampai Sabtu (14/11). 

Para penghafal Al-Qur’an itu merupakan anggota program Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Depok, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Cianjur, Subang, Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Purwakarta. 

Katib Majelis Ilmy JQHNU Jawa Barat KH Lukman Hakim mengatakan, diklat semacam itu melanjutkan agenda tahun lalu yang dilaksanakan hingga beberapa angkatan. Tahun ini akan dilakukan hal serupa dengan beberapa angkatan juga. 

Tahaduts bin nikmah, jika tahun lalu dilaksanakan dua hari satu malam, tahun ini dilaksanakan 3 hari dua malam,” katanya. 

Diklat tersebut, kata dia, adalah upaya JQHNU untuk men-support para penghafal Al-Qur’an agar semakin kuat kecintaannya terhadap tanah air. 

“Wawasan kebangsaan peserta akan memperoleh wawasan keislaman, Al-Qur’an, metodologi tajwid, tahfiz dan menguatkan daya hafalan, pemaparan aksi kita di masyarakat bagaimana cara kita melakukannya, how to do, bagaimana cara melakukannya,” jelasnya.  

Kiai Lukman mengatakan, bahwa para peserta kegiatan tersebut adalah penggerak Sadesha, sebuah program yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang bekerja sama dengan dilaksanakan  Pengurus Pimpinan Wilayah Jam’iyatul Qurra Wal Hufadz (JQHNU) Provinsi Jawa Barat.

“Program ini kalau di-search di Google, satu-satunya di Indonesia, dan satu-satunya di dunia,” katanya disambut tepuk tangan peserta.  

Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi kepemimpinan Jawa Barat di bawah gubernur dan wakil gubernur yang memiliki perhatian terhadap para ahli Al-Qur’an. 

Kiai Lukman menyebutkan, bahwa Rasulullah pernah melakukan mengirimkan para penghafal AL-Qur’an ke suatu daerah demi syiar Islam. 

Kegiatan yang dibuka Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruhzanul Ulum itu dihadiri Ketua dilaksanakan  Pengurus Pimpinan Wilayah Jam’iyatul Qurra Wal Hufadz (JQHNU) Provinsi Jawa Barat KH Cecep Abdullah Syahid. 

Pewarta: Abdullah Alawi